TGB Jelaskan Asal-usul Transfer Rp1,1 miliar ke Rekeningnya

Dheri Agriesta 19 September 2018 20:09 WIB
newmont
TGB Jelaskan Asal-usul Transfer Rp1,1 miliar ke Rekeningnya
Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. Foto: MI/Pius Erlangga.
Jakarta: Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi menjelaskan asal usul dana sebesar Rp1,165 miliar yang ditransfer ke rekeningnya. Dana itu adalah utang yang dipinjam dari sahabatnya Kepala Kadin Rosan Roslani. 

Pria yang akrab disapa Tuan Guru Bajang itu menyebut, dana sebesar Rp1.165.000.000 merupakan pinjaman dari Roslan yang juga menjabat sebagai pimpinan PT Recapital. Meski akrab, Roslan ingin pinjaman itu diproses melalui perusahaannya. 

"Beliau (Roslan) minta diproses melalui perusahaan, datang staf dari PT Recapital ke saya, saya mau meminjam keperluan mendesak, itu sekitar 2012 dibuat akad," kata TGB di Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Rabu, 19 September 2018. 


Seiring berjalan waktu, TGB tak mampu melunasi utang sesuai waktu yang ditetapkan. Sehingga, dibuat skema pengembalian dan dikenakan bunga. 

Tapi, Zainul menegaskan utang tersebut telah lunas, pokok utang berikut bunganya. Ia membantah duit tersebut berasal dari keuangan negara seperti yang dituduhkan.

Lagipula, kata TGB, akad utang dibuat sekitar tahun 2012. Akad utang jauh dibuat sebelum penyelidikan kasus divestasi saham Newmont Nusa Tenggara dilakukan KPK. 

Karena penyelidikan KPK dimulai pada Mei 2018. Selain itu, TGB juga mendapatkan informasi dari Roslan bahwa KPK sempat meminta salinan akad itu ke PT Recapital sekitar 2013 atau 2014.

"Dan diberikan salinannya, ini akad perdata, tidak ada hubungan dengan negara, dan saya sudah bayar," tegas TGB. 

TGB juga menjelaskan masalah aliran dana lain ke rekening pribadinya. Ia menegaskan transfer tersebut dilakukan dirinya sendiri dan sejumlah pihak yang dipercayanya. 

Asal duit tersebut tak lain adalah gaji, tunjangan, dan honor selama menjabat sebagai pejabat negara. Selain itu, duit juga berasal dari pendapatan TGB di luar jabatan gubernur. 

"Saya bukan orang yang tidak punya apa-apa sebelum jadi gubernur. Kami (saya) punya lembaga pendidikan yang cabangnya hampir seribu, Nahdlatul Wathah," pungkas TGB. 



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id