Polisi tak Menutup Penuh Kasus Rizieq

Faisal Abdalla 22 Juni 2018 03:28 WIB
pornografi
Polisi tak Menutup Penuh Kasus Rizieq
Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto. Medcom.id/Lukman Diah Sari
Jakarta: Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menekankan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasus pornografi Rizieq Shihab murni kewenangan penyidik. Namun, Setyo menegaskan SP3 bukan berarti kasus Rizieq sepenuhnya ditutup.

"Sampai sekarang kan SP3 bukan harga mati. Kalau nanti ada bukti baru, nanti bisa dibuka lagi," kata Setyo di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis, 21 Juni 2018. 

Namun, Setyo masih bungkam terkait alasan Polri menerbitkan SP3 kasus Rizieq. "Itu pertimbangan sangat dominan di tangan penyidik. Jadi kembali kepada penyidik," ucapnya. 


Setyo mengatakan, hal serupa juga berlaku untuk kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Sukmawati. Namun, kasus Sukmawati juga bisa dibuka kembali jika ditemukan bukti baru. 

Rizieq Shihab mengklaim sudah menerima salinan asli SP3 kasus pornografi yang diusut oleh Polda Metro Jaya, Jumat, 15 Juni 2018.  Rizieq yang masih berada di Arab Saudi memperlihatkannya melalui tayangan video.

Video tersebut diunggah melalui akun YouTube Front TV. Dalam video dengan durasi hampir sembilan menit itu, Rizieq bersama istri dan anaknya memberitahu surat sudah diterima dari pengacaranya, Sugito Atmo Pawiro.

"Pada hari Idulfitri ini, kami ingin menyampaikan satu kabar baik bagi kita semua. Alhamdullilahirabbilalamin, hari ini kami mendapat kiriman surat asli SP3 kasus chat fitnah," kata Rizieq dalam video itu.

Wakapolri Komjen Syafruddin juga sudah buka suara soal terbitnya SP3 kasus Rizieq. Syafruddin juga berpendapat SP3 sah saja sebagai kewenangan penyidik.

Jenderal bintang tiga itu meyakini seluruh penyidik baik di Polri, Kejaksaan, maupun KPK independen. Tidak ada putusan yang dibuat-buat.

"Tidak ada pretensi apa-apa. Kepercayaan kita pada penyidik dalam kondisi kekinian sudah sangat profesional dan proporsional," kata Syafruddin.





(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id