Sidang penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Medcom.id/Yurike Budiman
Sidang penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Medcom.id/Yurike Budiman

Dua Warga Penolong Novel Dihadirkan di Sidang

Nasional novel baswedan
Yurike Budiman • 12 Mei 2020 13:22
Jakarta: Sidang kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) dilanjutkan. Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan dua saksi.
 
"Saksi tiga orang. Hj. Martini, Supandi, dan Dino. Namun, yang hadir hanya dua orang karena saksi atas nama Dino sakit stroke," kata jaksa Fredik Adhar Syaripuddin di ruang sidang PN Jakarta Utara, Selasa, 12 Mei 2020.
 
Fredik menyebut ketiganya sempat menolong Novel usai disiram air keras. Novel disiram air keras oleh Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette tak jauh dari rumahnya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kasus ini, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette didakwa melakukan penganiyaan berat kepada Novel secara bersama-sama dan direncanakan. Perbuatan itu berupa menyiramkan cairan asam sulfat (H2SO4) ke badan dan muka Novel.
 
Perbuatan Rahmat dan Ronny membuat Novel mengalami luka berat. Novel mengalami penyakit atau halangan dalam menjalankan pekerjaan, kerusakan pada selaput bening (kornea) mata kanan dan kiri. Luka itu berpotensi menyebabkan kebutaan atau hilangnya panca indera penglihatan.
 
Ronny dan Rahmat didakwa melanggar Pasal 355 ayat (1) atau 353 ayat (2) atau 351 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
(Baca: Tim Advokasi Singkap Sembilan Kejanggalan Persidangan Novel)
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif