Gedung KPK. Foto: Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez.
Gedung KPK. Foto: Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez.

KPK Kebut Pencarian Bukti Suap Bupati Nonaktif PPU

Nasional KPK Kasus Suap kasus korupsi OTT Penajam Paser Utara Bupati Penajam Paser Utara
Candra Yuri Nuralam • 24 April 2022 08:43
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Penajam Paser Utara (PPU). KPK tengah mengebut pencarian bukti dalam kasus itu.
 
"Tim penyidik terlebih dulu  fokus untuk mengumpulkan alat bukti untuk menguatkan unsur perbuatan tindak pidana penerimaan suap dari tersangka AGM (Bupati nonaktif PPU Abdul Gafur Mas'ud)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Minggu, 24 April 2022.
 
KPK membuka pintu yang lebar bagi masyarakat yang ingin membantu membongkar kasus ini. Setiap informasi yang masuk dipastikan ditindaklanjuti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setiap informasi dan data pasti kami kembangkan lebih lanjut," ujar Ali.
 
Baca: 
Bupati Nonaktif PPU Diduga Menyamarkan Kepemilikan Tanah
 
KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Penajam Paser Utara. Pihak swasta Ahmad Zuhdi menjadi tersangka pemberi suap.
 
Sedangkan tersangka penerima suap ialah Bupati nonaktif Penajam Paser Utara Abdul Gafur, Plt Sekda Penajam Paser Utara Mulyadi, dan Kepala Dinas PUTR Penajam Paser Utara Edi Hasmoro. Kemudian, Kepala Bidang Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Jusman, dan Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan Nur Afidah Balqis.
 
KPK menyiapkan dua dakwaan untuk Zuhdi. Pertama, Pasal 5 ayat (I) UU Tipikor Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Dakwaan kedua, Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif