Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Tiga Pembobol Rekening Rp1,14 Miliar Residivis

Nasional penipuan kasus pembobolan dana
Siti Yona Hukmana • 10 Maret 2020 15:51
Jakarta: Tiga pembobol rekening milik pengusaha AR merupakan penjahat kambuhan. Mereka yakni DN, 56; H, 19; dan A, 26.
 
"Mereka residivis kasus yang sama," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Maret 2020.
 
Menurut dia, tersangka DN baru bebas 2016. Pada kasus sebelumnya, DN divonis dua tahun penjara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bebas kemudian melakukan lagi. Sementara tersangka H divonis 10 bulan penjara dan A delapan bulan penjara," imbuh Yusri.
 
Yusri mengatakan DN tidak kapok beraksi membobol rekening. Saking keseringannya, bramacorah itu tidak mengingat jumlah kejahatan yang dilakukan.
 
"Lupa saya Pak berapa kali. Sudah banyak Pak," aku DN ke polisi.
 
Aksi kejahatan berulang kali itu dibuktikan dengan penemuan puluhan kartu anjungan tunai mandiri (ATM) saat penangkapan. Tersangka H ditangkap di Apartemen Green Hills, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Rabu, 5 Februari 2020. Polisi menyita 93 kartu ATM berbagai bank dan satu buku rekening Bank Negara Indonesia (BNI).
 
DN ditangkap di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat pada Kamis, 6 Februari 2020. Saat penangkapan, polisi menyita 18 kartu ATM berbagai bank.
 
Tersangka A diringkus di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Polisi menyita tiga kartu ATM dan uang tunai Rp52 juta.
 
Sementara itu, tersangka MR, 33, dibekuk di Apartemen Green Hills bersama H. Tersangka MR, kata Yusri, baru pertama kali beraksi.
 
"Mereka semua tetanggaan. Orang Sidrap (Sidenreng Rappang), Sulawesi Selatan," pungkas Yusri
 
Tiga Pembobol Rekening Rp1,14 Miliar Residivis
Polda Metro Jaya mengumumkan kasus penipuan dan pembobolan dana Rp1,14 miliar, Selasa, 10 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
 
Baca: Sindikat Pembobol Rekening Rp1,14 Miliar Ditangkap
 
Subdirektorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembobolan rekening dengan modus bisnis penjualan polisi. Polisi menangkap empat pelaku, yakni DN, H, A, dan MR. Dua pelaku masih diburu yakni M dan IL.
 
Keempat tersangka yang sudah ditangkap telah ditahan. Mereka dijerat Pasal 30 ayat 3, Pasal 46 ayat 3, Pasal 363 KUHP, Pasal 55 ayat 1, Pasal 56 KUHP dan Pasal 3, 4 dan 5 Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman 20 tahun penjara.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif