Jakarta: Polisi akan menggelar konferensi pers terkait dugaan pengeroyokan aktivis Ratna Sarumpaet oleh sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat. Kebenaran ihwal peristiwa itu akan diungkap di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Rabu, 3 September 2018.
Rilis itu akan dihadiri Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Mereka akan membuka hasil penyelidikan terhadap peristiwa ini.
Ratna Sarumpaet sebelumnya diduga dianiaya sekelompok orang di Bandara Husein Sastranegara, Jumat, 21 September 2018. Sejauh ini belum terang duduk pangkal persoalannya kasus ini. Beriringan dengan itu, beredar luas di sosial media foto sebagian wajah Ratna bengap dan lebam-lebam.
Baca: PDIP Sesalkan Ratna Sarumpaet tak Segera Lapor Polisi
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Azhar Simanjuntak, mengatakan Ratna Sarumpaet ketakutan dan trauma setelah dikeroyok. Ratna pun tidak mempublikasikan kejadian yang menimpa dirinya.
"Kenapa (Ratna) tak melapor, ternyata karena takut," kata Dahnil Azhar Simanjuntak, kepada Medcom.id, Selasa, 2 Oktober 2018.
Menurut Danhil, Ratna tak ingin kasus ini meledak. Untuk itu, Ratna memohon kasusnya tak dipublikasikan. "Informasi yang saya dapat cuma sekitar itu," ujar dia.
Jakarta: Polisi akan menggelar konferensi pers terkait dugaan pengeroyokan aktivis Ratna Sarumpaet oleh sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat. Kebenaran ihwal peristiwa itu akan diungkap di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Rabu, 3 September 2018.
Rilis itu akan dihadiri Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Mereka akan membuka hasil penyelidikan terhadap peristiwa ini.
Ratna Sarumpaet sebelumnya diduga dianiaya sekelompok orang di Bandara Husein Sastranegara, Jumat, 21 September 2018. Sejauh ini belum terang duduk pangkal persoalannya kasus ini. Beriringan dengan itu, beredar luas di sosial media foto sebagian wajah Ratna bengap dan lebam-lebam.
Baca: PDIP Sesalkan Ratna Sarumpaet tak Segera Lapor Polisi
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Azhar Simanjuntak, mengatakan Ratna Sarumpaet ketakutan dan trauma setelah dikeroyok. Ratna pun tidak mempublikasikan kejadian yang menimpa dirinya.
"Kenapa (Ratna) tak melapor, ternyata karena takut," kata Dahnil Azhar Simanjuntak, kepada
Medcom.id, Selasa, 2 Oktober 2018.
Menurut Danhil, Ratna tak ingin kasus ini meledak. Untuk itu, Ratna memohon kasusnya tak dipublikasikan. "Informasi yang saya dapat cuma sekitar itu," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)