12 Anggota DPRD Malang Diperiksa sebagai Tersangka
Juru bicara KPK Febri Diansyah/ANT/Aprilio Akbar
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan 12 anggota DPRD Kota Malang. Mereka akan diperiksa dalam kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Tahun Anggaran 2015.

Mereka yang bakal diperiksa ialah Tri Yudiani, Imam Fauzi, Syaiful Rusdi, Abdul Hakim, Bambang Sumarto, dan Sulik Lestyowati. KPK juga akan memeriksa Salamet, Suprapto, Sahrawi, Mohan Katelu, Wiwik Hendri Astuti, dan HM Zainudin.

"Mereka akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat, 25 Mei 2018.


Baca: Enam Anggota DPRD Malang Diperiksa sebagai Tersangka

KPK menetapkan Wali Kota Malang Mochammad Anton dan 18 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Tahun Anggaran 2015. Anggota DPRD Malang yang ditetapkan sebagai tersangka ialah HM Zainudin dan Wiwik Hendri Astuti, masing-masing sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Malang.

Kemudian anggota dewan, yakni Suprapto, Sahrawi, Salamet, Mohan Katelu, Sulik Lestyowati, Abdul Hakim, Bambang Sumarto, Imam Fauzi, Syaiful Rusdi, Tri Yudiana, Heri Pudji Utami, Hery Subianto, Rahayu Sugiarti, Sukarno, Ya'qud Ananda Budban serta Abdul Rachman.

Kasus ini merupakan hasil pengembangan kasus yang lebih dulu menjerat mantan Ketua DPRD Malang M Arief Wicaksono serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Pengawasan Bangunan Jarot Edy Sulistiyono. Mereka berdua kini tengah menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Jawa Timur.



(OJE)