Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Fahri Siregar. Medcom.id/Kautsar Widya Praboow.
Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Fahri Siregar. Medcom.id/Kautsar Widya Praboow.

Sopir Ngebut saat Tabrak Apotek Senopati

Nasional kecelakaan lalulintas
Kautsar Widya Prabowo • 28 Oktober 2019 15:51
Jakarta: Polisi menduga mobil yang dikemudikan Putri Kalingga Hermawan (PKH), 21, melaju kencang saat menabrak Apotek Senopati. PHK tetap ngebut meski mendekati tikungan.
 
Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Fahri Siregar mengatakan tersangka mengaku melaju dengan kecepatan 60 kilometer per jam. Tapi, Fahri tak percaya dengan pengakuan itu.
 
"60 kilometer per jam itu pada saat mau berbelok, pada saat dia berbelok bukannya injak rem tapi (injak) gas, berarti kecepatannya bertambah," kata Fahri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 28 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fahri belum bisa memastikan mobil yang dikendarai PKH itu bertransmisi manual atau otomatis. Ia hanya memastikan kendaraan itu melaju kencang saat menabrak Apotek Senopati.
 
"Tidak ada kecepatan (bekas) rem, jadinya susah. Kalau lihat dari tabrakannya, kencang," jelas Fahri.
 
Mobil Nissan Livina yang dikendarai PHK hilang kendali dan menabrak Apotek Senopati pada Minggu, 27 November 2019, sekitar pukul 03.30 WIB. Insiden itu menewaskan petugas keamanan bernama Asep Kamil.
 
PHK mengendarai mobil bersama dua koleganya. Salah satu teman PHK mengaku baru saja pulang dari sebuah bar di Jakarta Selatan. Berdasarkan tes urine, PHK terbukti tak mengonsumsi alkohol dan narkoba.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif