Irjen Firli Bahuri. MI/Susanto
Irjen Firli Bahuri. MI/Susanto

Firli Bahuri Siap Jawab Kritik dengan Kinerja

Nasional Pimpinan Baru KPK
Annisa ayu artanti • 17 September 2019 00:41
Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih Irjen Firli Bahuri tak masalah dengan berbagai kritik dan keraguan atas terpilih dirinya sebagai pucuk pimpinan lembaga antirasuah. Jenderal bintang dua itu siap menjawab kritik dengan kinerja.
 
"Saya melihatnya kalaupun ada respon atau anggapan pendapat itu boleh-boleh saja dan kami tidak alergi dengan pendapat demikian," kata Firli di acara Opsi Metro TV, Senin 16 September 2019.
 
Firli mengatakan kritik dan keraguan sejumlah pihak menjadi tantangan tersendiri baginya. Ia siap menjawab kritik-kritik tersebut dengan kinerja yang terbaik dalam upaya pemberantasan korupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu merupakan challange bagi kita sendiri untuk menjawab dengan cara mewujudkan kerja keras kita mewujudkan komitmen kita, mewujudkan semangat energi kita, untuk fokus dalam rangka pemberantasan korupsi," tegas mantan Deputi Penindakan KPK itu.
 
Firli meyakinkan semua pihak untuk bersama-sama berkomitmen dalam upaya pemberantasan korupsi. Ia sendiri enggan memikirkan keraguan tetap fokus pada komitmen utama pemberantasan korupsi.
 
"Kita Jawab dengan komitmen kita jawab dengan semangat kita bahwa kita akan memberikan yang terbaik untuk bangsa negara dan rakyat Indonesia," pungkas dia.
 
Kapolda Sumatra Selatan itu terpilih menjadi pimpinan KPK periode 2019-2023 dengan cara voting. Suara Firli menjadi yang tertinggi di antara calon-calon lainnya dengan 56 suara.
 
Suara Firli dipepet capim petahana Alexander Marwata. Alexander memperoleh 53 suara. Nurul Ghufron berada di posisi ketiga dengan 51 suara.
 
Hakim Nawawi Pomolango di posisi keempat dengan 50 suara, disusul Lili Pintauli Siregar yang mendapatkan 44 suara. DPR mengesahkan kelima pimpinan baru KPK itu dalam rapat paripurna, Senin, 16 September 2019. Kelima nama selanjutnya diserahkan pada Presiden Joko Widodo untuk dilantik.
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif