Kejaksaan Agung. Foto: MI
Kejaksaan Agung. Foto: MI

Kejagung Pelototi 88 Eksportir Minyak Goreng

Nasional kasus korupsi minyak goreng Kejaksaan Agung Korupsi Minyak Goreng
Tri Subarkah • 20 April 2022 18:42
Jakarta: Kejaksaan Agung mengungkapkan ada 88 perusahaan yang melakukan ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya, termasuk minyak goreng. Mereka terpantau melakukan aktivitas ekspor selama Januari 2021 sampai Maret 2022.
 
Sejauh ini, baru tiga perusahaan yang diusut penyidik dengan para pengurusnya menjadi tersangka. Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menyebut terbuka peluang ada tersangka lain dalam kasus ini.
 
"(Sebanyak) 88 (perusahaan) itu yang kita cek, benar enggak ekspor itu dikeluarkan dia telah memenuhi DMO (domestic market obligation) di pasaran domestik. Kalau dia enggak (memenuhi kewajiban), ya bisa tersangka lah dia," ujar Febrie di Gedung Bundar, Kejagung, Jakarta, Rabu, 20 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Tangkap Mafia Minyak Goreng, Bukti Penegakan Hukum Tak Pandang Bulu
 
Febrie menjelaskan, eksportir yang mendapatkan persetujuan ekspor dari pihak Kementerian Perdagangan seharusnya memenuhi kewajiban DMO sebesar 20 persen. Hal itu menjadi syarat mutlak untuk menghindari kelangkaan minyak goreng di pasaran domestik.
 
"Ini kan terjawab nih, kenapa kosong? Karena ternyata di atas kertas dia mengakui sudah memenuhi kewajiban DMO-nya, sehingga diekpsor, di lapangannya dia enggak keluarkan ke masyarakat," jelas dia.
 
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengumumkan empat tersangka dalam perkara ini. Salah satunya, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Pedagangan Indrasari Wisnu Wardhana. Tiga lainnya merupakan pihak swasta.
 
Ketiganya, Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, dan Picare Tagore Sitanggang selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif