Aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja berujung ricuh di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Antara/Akbar Nugroho
Aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja berujung ricuh di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Antara/Akbar Nugroho

Berkas Perkara Petinggi KAMI Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan

Nasional polri Demo Tolak Omnibus Law
Siti Yona Hukmana • 13 November 2020 11:41
Jakarta: Penyidik Bareskrim Polri merampungkan berkas perkara sembilan tersangka dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Berkas tahap I kasus dugaan penghasutan demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) itu kembali dilimpahkan ke Kejaksaan.
 
"Bahwasanya seluruh kasus (dugaan penghasutan demo) omnimbus law, terakhir kemarin Rabu, 11 November 2020 semuanya sudah tahap I," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 13 November 2020.
 
Berkas perkara petinggi KAMI sempat dikembalikan Kejaksaan pada pekan lalu. Khusus untuk berkas perkara Ketua KAMI Medan, Khairi Amri, telah lebih dahulu dilimpahkan. Namun, Awi tak memerinci waktu pelimpahannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"(Pelimpahan berkas Khairi) pada beberapa minggu lalu dan dilanjutkan dengan para tersangka dari Jakarta," ujar jenderal bintang satu itu.
 
Baca:Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Petinggi KAMI
 
Sembilan tersangka dari KAMI ditangkap terkait penghasutan demo menolak UU Ciptaker yang berakhir ricuh pada 8 Oktober 2020. Mereka ditangkap di wilayah Medan, Jakarta, dan Depok dalam kurun waktu 9-13 Oktober 2020.
 
Sembilan tersangka itu ialah Ketua KAMI Medan Khairi Amri, petinggi KAMI Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Anton Permana. Kemudian, mantan caleg PKS Kingkin Anida, admin akun @podoradong Deddy Wahyudi, serta pengurus KAMI Medan Juliana, Novita Zahara S, dan Wahyu Rasasi Putri.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif