Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MI
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MI

KPK Bantah Kabar OTT Cawabup Lampung Tengah

Candra Yuri Nuralam • 10 Desember 2020 07:51
Jakarta: Kabar Calon Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) santer beredar. Kabar burung ini beredar luas melalui pesan berantai WhatsApp.
 
KPK membantah Ardito menjadi target operasi tangkap tangan (OTT). Operasi KPK yang terakhir ialah kasus dugaan korupsi pengadaan bansos sembako covid-19 di Jabodetabek pada 2020 yang menjerat Menteri Sosial Juliari P Batubara.
 
"Sejauh informasi yang saya terima tidak ada (OTT)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Kamis, 10 Desember 2020.

Kabar OTT Cawabup Lampung Tengah ini beredar sejak Selasa, 8 Desember 2020, malam. Nama Ardito mulai disebut-sebut jadi target OTT dalam informasi yang disebarkan pada 9 Desember 2020.
 
Sebuah foto penangkapan juga disebarkan bersamaan dengan kabar OTT ini. Foto tersebut memperlihatkan seseorang berbaju putih digiring polisi dengan baret biru di sebelah kiri dan satu orang lain yang tak memakai seragam di sebelah kanan.
 
Orang yang digiring dalam foto tersebut sulit dipastikan Ardito atau tidak. Sebab, foto diambil dari arah belakang. Kepala orang yang diduga Ardito itu juga ditutupi kain berwarna biru.
 
Walau dipastikan tak terjaring OTT, nama Ardito naik ke permukaan sejak H-1 pencoblosan. Partai NasDem menerima laporan pasangan nomor urut 2 Musa Ahmad-Ardito Wijaya bermain politik uang.
 
Salah satu pengacara Partai NasDem, M Yunus, mengatakan 16 laporan politik uang yang dilakukan tim Musa-Ardito masuk di hari sebelum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung Tengah 2020. Seluruh laporan yang menyebut warga menerima Rp50 ribu dari tim Musa-Ardito dimediasi tim advokat Partai NasDem Lampung Tengah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan