Jokowi Tepis Korupsi di Indonesia Stadium Empat

Achmad Zulfikar Fazli 04 Desember 2018 11:55 WIB
kpkkasus korupsi
Jokowi Tepis Korupsi di Indonesia Stadium Empat
Presiden Joko Widodo usai menghadiri acara Hakordia - Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Jakarta: Presiden Joko Widodo menepis tudingan korupsi di Indonesia sudah sangat parah. Jokowi juga tak percaya bila korupsi di Tanah Air dianalogikan seperti penyakit kanker stadiun empat.

"Jangan sampai ada yang bilang korupsi kita stadium 4. Tidak ada," kata Jokowi usai acara Hari Korupsi Sedunia (Hakordia) 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa, 4 Desember 2018.

Jokowi mengatakan pemberantasan korupsi di Indonesia cukup baik. Skor Indeks Pemberantasan Korupsi (IPK) Indonesia saat ini jauh melesat ketimbang 1998. Hal itu juga sesuai dengan pidato Ketua KPK Agus Raharjo soal IPK Indonesia.


"Tahun 1998 sampai ke 2018 loncatannya, saya rasa, sangat signifikan sekali. Dari yang terjelek se-ASEAN (skor 20), sekarang naik ke angka 37. Ini patut disyukuri," ucap Jokowi.

(Baca juga: Hasto: Prabowo Tak Punya Komitmen Berantas Korupsi)

Dia mengakui masih banyak tugas rumah untuk menyelesaikan masalah praktik korupsi ini. Namun, dia meminta, masyarakat tak menutup mata dengan capaian IPK tersebut.

"Memang banyak yang kita perlu perbaiki dan benahi tapi ada peningkatan seperti itu tidak boleh tutup mata. Pak ketua KPK bilang, loncatan kita yang tertinggi di dunia loh," ucap dia.

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto sebelumnya menyebut korupsi di Indonesia sudah seperti kanker stadium 4. Hal itu disampaikan saat menghadiri "The World in 2019 Gala Dinner" yang diselenggarakan majalah The Economist di Hotel Grand Hyatt, Singapura, Selasa, 27 November 2018. 

Akibat maraknya korupsi, Prabowo mengatakan, angka kemiskinan rakyat Indonesia meningkat. Sementara itu, para elitenya hidup berkecukupan.

(Baca juga: Pidato Prabowo Kembali Dikritik)
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id