Idrus Marham/MI/Rommy Pujianto
Idrus Marham/MI/Rommy Pujianto

Idrus Marham Segera Diadili

Nasional OTT KPK Korupsi PLTU Riau-1
Achmad Zulfikar Fazli • 28 Desember 2018 12:40
Jakarta: Idrus Marham segera disidang. Proses penyidikan tersangka kasus dugaan suap pembangunan PLTU Riau-I itu rampung.
 
"Penyidikan untuk IM (Idrus Marham) telah selesai. Hari ini penyidik menyerahkan tersangka dan barang bukti pada penuntut umum (Tahap 2)," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat, 28 Desember 2018.
 
KPK sudah memeriksa sekitar 64 orang saksi. Jaksa penuntut umum akan mempersiapkan dakwaan dan berkas perkara untuk dilimpahkan ke pengadilan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rencana persidangan akan dilakukan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat," ucap mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.
 
Baca: Idrus Marham Diperiksa untuk Eni Saragih
 
KPK menetapkan Idrus Marham sebagai tersangka karena diduga terlibat suap proyek pembangunan PLTU Riau-I. Dia bersama tersangka Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih (EMS) diduga telah menerima hadiah dari bos BlackGold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK).
 
Suap diduga terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-I. Idrus dijanjikan mendapatkan bagian yang sama besar dari jatah Eni, yakni sebesar USD1,5 juta, jika purchase power agreement (PPA) proyek PLTU Riau-I berhasil dilaksanakan oleh Johannes dan kawan-kawan.
 
Idrus diduga mengetahui dan memiliki andil atas jatah atau fee yang diterima Eni. Pemberian itu terjadi pada November-Desember 2017 dengan nilai Rp4 miliar dan kedua pada Maret dan Juni 2018 sekitar Rp2,25 Miliar.
 
Baca: KPK Kumpulkan Bukti untuk Menjerat Dirut PLN
 
Proses penyidikan juga mengungkap hal lain. Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar ini juga disinyalir mendorong proses penandatangan PPA atau jual beli dalam proyek pembangunan PLTU mulut tambang Riau-I.
 
Atas perbuatannya, Idrus disangkakan telah melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) kel KUHP atau Pasal 56 ke-2 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 

 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi