Ilustrasi. Foto: Antara/zabur Karuru
Ilustrasi. Foto: Antara/zabur Karuru

Jumlah Polisi Bunuh Diri Meningkat

Nasional polisi tewas
Lukman Diah Sari • 21 Februari 2017 16:02
medcom.id, Jakarta: Kasus polisi bunuh diri meningkat di Indonesia. Pada 2015, jumlah polisi yang bunuh diri sebanyak enam orang, namun pada 2016 meningkat menjadi 13 orang.
 
Asisten SDM Kapolri, Irjen Arief Sulistyanto, mengatakan, banyak penyebab yang membuat polisi bunuh diri. "Dalam lingkungan pekerjaan mungkin karena stres, masalah keluarga, banyak sekali variabelnya," kata Arief di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 21 Februari 2017.
 
Arief mengatakan, Kapolri sudah memberi perintah kepada tim Psikologi Polri dan tim Pusdokes Polri melakukan penelitian. Tujuannya, mendapatkan treatment tepat untuk menangani perkara tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arief mengungkapkan, Polri selalu lakukan pemeriksaan psikologi enam bulan sekali kepada anggotanya. Hasilnya, jarang ditemukan adanya tekanan pada anggota Polri.
 
"Seperti pada anggota saya waktu di Kalimantan Barat, ketika dperiksa baik-baik saja, tapi seketika bisa membunuh anaknya," katanya.
 
Dia mengimbau kepala satuan wilayah lebih peduli pada anak buahnya. Harus bisa mengetahui keseharian anggotanya. "Ini kan ada Kapolri, Kapolda, Kapolres, Kapolsek, Kanit. Semua harus tahu apa yang dilakukan anak buahnya," jelasnya.
 
Tak hanya kasus bunuh diri yang meningkat. Kasus pidana yang melibatkan polisi juga meroket. Pada 2015 ada 52 anggota polisi yang kena kasus pidana, angka itu meningkat menjadi 205 kasus pada 2016.
 
Kemudian kasus narkoba, pada 2015 ada 88 kasus, meningkat menjadi 416 kasus pada 2016. Selain itu perselisihan antara Polri kontra TNI pun alami kenaikan, yakni pada 2015 ada 17 kasus menjadi 28 pada 2016.

 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif