Komisi Yudisial. MI/Susanto
Komisi Yudisial. MI/Susanto

Pendaftaran Calon Anggota KY Diperpanjang

Nasional komisi yudisial
Siti Yona Hukmana • 21 Mei 2020 14:02
Jakarta: Panitia seleksi (Pansel) memperpanjang masa pendaftaran calon anggota Komisi Yudisial (KY). Hal itu dilakukan untuk memberikan kesempatan luas kepada masyarakat agar bisa mendaftarkan diri.
 
"Masa pendaftaran diperpanjang hingga 12 Juni 2020," kata Ketua Pansel Pemilihan Calon Anggota KY, Maruarar Siahaan, Jakarta, Kamis, 21 Juni 2020.
 
Ini merupakan perpanjangan yang kedua kali. Pansel sebelumnya sudah memperpanjang masa pendaftaran dari 23 April 2020 hingga 15 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Namun, jumlah pendaftar yang melamar melalui website Kemensetneg belum memenuhi kuota yang ditargetkan pansel," ujar Maruarar.
 
Menurut dia, pandemi korona membuat jumlah pelamar sangat sedikit. Para pelamar juga terhambat akibat kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus tersebut.
 
Hambatan itu, kata dia, seperti sulit memperoleh surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dan surat keterangan kesehatan. Sebab, kantor kepolisian dan lembaga kesehatan tengah fokus menangani virus korona.
 
"Kalau misalnya kondisi yang ada sekarang masih berlanjut, kita akan melaksanakan tes tertulis dan profile test secara online," ucap dia.
 
Maruarar berharap pandemi covid-19 segera berakhir. Dengan demikian, pansel bisa melakukan tes lanjutan dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku. Sebab, pada profil tes terdapat indikator-indikator tertentu yang penilaiannya membutuhkan kehadiran peserta.
 
"Pansel juga berharap dapat menemukan calon yang memiliki kompetensi dari sudut KY, menguasai pengetahuan hukum acara, dan tentunya mengerti etik-etik hakim yang mampu berperan sebagai anggota KY," ujarnya.
 
Pemilihan calon anggota KY dilakukan sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan anggota KY pada Desember 2020. Pansel yang beranggotakan lima orang akan menyeleksi dan menentukan tujuh anggota KY baru, serta menyampaikannya kepada Presiden Joko Widodo untuk diteruskan ke DPR.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif