Kejaksaan Agung. Foto: MI
Kejaksaan Agung. Foto: MI

Surya Darmadi Menyurati Jaksa Agung Minta Cabut Pencekalan

Fachri Audhia Hafiez • 13 Agustus 2022 18:52
Jakarta: Tersangka kasus korupsi penguasaan lahan sawit Surya Darmadi menyurati Jaksa Agung ST Burhanuddin. Darmadi meminta status pencekalan terhadapnya dicabut.
 
"Kami mohon status cekal dicabut agar tidak terhalang masuk ke Indonesia untuk ikuti proses hukum," ujar kuasa hukum Surya Darmadi, Juniver Girsang, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 13 Agustus 2022.
 
Juniver mengatakan kliennya akan mematuhi proses hukum yang berlaku. Darmadi bakal kembali ke Indonesia dan siap diperiksa pada Senin, 15 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Darmadi dipastikan bakal memberikan keterangan detail kepada penyidik terkait kasus hukum yang menjeratnya. Ia juga bakal membeberkan alasan belum kembali ke Indonesia lantaran tengah berobat.
 
Surya Darmadi merupakan pemilik Duta Palma Group, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi penguasaan lahan sawit karena merugikan negara mencapai Rp78 triliun. Selain Surya Darmadi, mantan Bupati Indragiri Hulu Raja Thamsir Rahman (RTR) juga ditetapkan sebagai tersangka.
 

Baca: Kejagung Periksa 4 Petinggi Terkait Korupsi Duta Palma


Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan pihaknya akan memproses Surya Darmadi secara in absentia. Upaya itu dilakukan karena hingga kini penyidik belum dapat menghadirkan Surya Darmadi.
 
Berdasarkan informasi dari National Central Bureau (NCB)-Interpol Indonesia, Selasa, 2 Agustus 2022, nama Surya Darmadi sudah tercatat dalam daftar red notice Interpol sejak 13 Agustus 2020. Sekretaris NCB-Interpol Indonesia Divisi Hubungan Internasional Polri Brigjen Amur Chandra mengatakan status red notice Surya Darmadi itu aktif sampai 2025.

 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif