Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.

Komjen Listyo: Tidak Boleh Lagi Ada Hukum Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas

Nasional polri Calon Kapolri DPR RI
Siti Yona Hukmana • 20 Januari 2021 11:13
Jakarta: Komjen Listyo Sigit Prabowo mulai menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Listyo memaparkan kebijakan yang akan dilakukan jika resmi menjadi Kapolri, salah satunya penegakan hukum yang adil.
 
"Ke depan tidak boleh lagi ada hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas," kata Listyo di ruang rapat Komisi III DPR, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Januari 2021.
 
Tak hanya itu, Listyo memastikan tidak akan ada lagi kasus Nenek Minah yang diduga mencuri kakao di Dusun Sidoarjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah. Nenek itu dilaporkan ke polisi dan diproses hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena hanya untuk mewujudkan kepastian hukum," ujar Listyo.
 
Kemudian, jenderal bintang tiga itu juga memastikan tidak ada lagi kasus seorang ibu melaporkan anaknya, namun justru si ibu yang diproses hukum. Kasus ini sedang berlangsung dan akan masuk ke persidangan.
 
"Hal-hal seperti ini tentunya ke depan tidak boleh lagi ataupun tentunya kasus-kasus lain yang mengusik rasa keadilan masyarakat," kata dia.
 
Baca: Antar Listyo ke DPR, Kapolri Idham Azis Berharap Proses Uji Kelayakan Mulus
 
Listyo mengakui penegakan hukum itu harus dilakukan secara tegas. Namun, harus humanis.
 
Menurut dia, saat ini masyarakat memerlukan penegakan hukum yang memberikan rasa keadilan, bukan penegakan hukum dalam rangka kepastian hukum. Listyo memastikan sisi-sisi humanis itu menjadi fokus utama yang akan diperbaiki selama masa kepemimpinannya.
 
"Sehingga mampu mengubah wajah Polri menjadi yang memenuhi harapan masyarakat, memenuhi harapan rakyat dengan berorientasi kepada kepentingan masyarakat berbasis pada hukum, berkeadilan dan meghormati hak asasi manusia, serta megawal proses demokrasi," kata dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif