Ilustrasi: Pelajar mengikuti kegiatan Pusat Edukasi Antikorupsi pada acara
Ilustrasi: Pelajar mengikuti kegiatan Pusat Edukasi Antikorupsi pada acara "Pesta Pendidikan 2017" di Taman Sejarah Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/2/2017). Foto: Antara/Agus Bebeng

'Kuliah' di Akademi Antikorupsi Gratis

Nasional kasus korupsi antikorupsi
Fachri Audhia Hafiez • 19 April 2018 15:46
Jakarta: Koordinator ICW Adnan Topan Husodo mengatakan seluruh kegiatan di Akademi Antikorupsi tidak dipungut biaya. Peserta hanya bermodal jaringan internet.
 
"Tentu ini gratis karena ini pembelajaran yang berbasis internet. Peserta hanya harus memerlukan akses internet ke laman akademi.antikorupsi.org," kata Adnan di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta, Kamis, 19 April 2018.
 
Akademi Antikorupsi resmi diluncurkan hari ini oleh Indonesia Corruption Watch (ICW). Program pendidikan untuk melawan segala tindak korupsi itu menerapkan sistem belajar daring atau online.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Target program ini dari SMA hingga dewasa untuk masyarakat yang haus akan antikorupsi dan bergerak melawan korupsi," ujar Adnan.
 
Adnan menjelaskan Akademi Antikorupsi didirikan sebagai upaya untuk membangun suatu konsep antikorupsi yang mudah diakses. Dia bilang pengenalan pembelajaran antikorupsi tidak hanya dilakukan dengan tatap muka.
 
"Ini merupakan cara kami beradaptasi dan merespon teknologi untuk mendesain pendekatan yang efektif dalam melawan korupsi. Yakni, dengan memanfaatkan teknologi yang kian maju," tutur Adnan.
 
Calon peserta Akademi Antikorupsi bisa mendaftar mulai 19 hingga 25 April 2018. Peserta akan mengikuti kegiatan kuliah pada 26 April 2018.
 
Baca: ICW Luncurkan Akademi Antikorupsi
 
Pada tahun pertama, Akademi Antikorupsi menawarkan enam mata kuliah, di antaranya pengantar korupsi untuk remaja, pengantar korupsi mahasiswa atau dewasa, serta pedagogi kritis pendidikan antikorupsi.
 
"Berikutnya sosiologi korupsi, pengantar hukum korupsi, terakhir korupsi dan kemiskinan," sambung Adnan.
 
Metode belajar akan diisi dengan video dari kalangan akademisi, kuis, serta diskusi antarpeserta Akademi Antikorupsi.
 
"Jika semua dijalankan dengan baik dan serius, pada akhir kursus mereka akan mendapatkan sertifikat sebagai peserta Akademi Antikorupsi," ujar Adnan.
 

 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif