NEWSTICKER
Plt Jubir KPK, Ipi Maryati di Gedung KPK, Jakarta. Foto: M Sholahadhin Azhar/Medcom.id
Plt Jubir KPK, Ipi Maryati di Gedung KPK, Jakarta. Foto: M Sholahadhin Azhar/Medcom.id

Legislator Demokrat Mangkir Panggilan KPK

Nasional Kasus Suap Imam Nahrawi
M Sholahadhin Azhar • 10 Januari 2020 19:51
Jakarta: Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, tak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Riefky sedianya diperiksa terkait kasus dugaan suap pengurusan dana hibah KONI.
 
"Yang bersangkutan tidak hadir," kata plt jubir KPK Ipi Maryati di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020.
 
Anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tak memberikan alasan mangkir. KPK bakal mengagendakan pemanggilan ulang untuk Riefky.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyidik masih melengkapi berkas perkara eks Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dalam kasus dugaan suap pengurusan dana hibah KONI. Kemarin, KPK rampung melengkapi berkas perkara tersangka asisten pribadi Imam, Miftahul Ulum.
 
Jaksa penuntut umum (JPU) KPK punya waktu 14 hari menyusun surat dakwaan. Miftahul bakal disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.
 
KPK menetapkan Imam dan Mifathul sebagai tersangka pengurusan dana hibah KONI dan penerimaan gratifikasi. Keduanya diduga menerima Rp14,7 miliar. Imam juga disinyalir meminta uang Rp11,8 miliar selama 2016-2018.
 
Total uang yang diduga diterima Imam mencapai Rp26,5 miliar. Uang diduga komitmen fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan pihak KONI kepada Kemenpora Tahun Anggaran 2018.
 
Imam dan Miftahul dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 junto Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif