Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Medcom.id/ Intan Fauzi
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Medcom.id/ Intan Fauzi

Mendagri: Percepatan Izin Sesuai Amanat Presiden

Nasional meikarta
M Sholahadhin Azhar • 15 Januari 2019 03:36
Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai tidak ada yang salah dengan penyebutan namanya dalam sidang mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin. Tjahjo memang mengamanatkan percepatan perizinan sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
 
"Arahan presiden (perizinan) dalam dua minggu selesai," kata Tjahjo di Jakarta, Senin, 14 Januari 2019.
 
Hal tersebut, kata dia, merupakan amanat yang tidak tertulis karena Peraturan Pemerintah (PP) terkait percepatan perizinan ini memang tengah digodok di kementerian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Tjahjo ada pembahasan yang melibatkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Kementrrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Kemudian Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Eko Sanjoyo serta Kementerian Keuangan dan Deputi Kepala Staf Kepresidenan terkait hal ini.
 
Tjahjo menyebut percepatan perizinan memang penting mengingat hal itu berpengaruh pada iklim investasi. Tjahjo juga menyinggung pemanggilan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjelaskan hal serupa.
 
Sumarsono, kata Tjahjo, memberikan kesaksian atas kewenangan Kemendagri dalam hal percepatan perizinan. "Mempertemukan antara Pemda Jabar dan Pemkab Bekasi, untuk kejelasan perijinan Meikarta kewenangan Pemda Jabar atau Pemkab Bekasi," kata Tjahjo.
 
Ia pribadi memonitor pertemuan yang difasilitasi anak buahnya itu. Hal ini lumrah dilakukan ketika ada masalah perizinan di Pemda. Sebab banyak kepala daerah meminta rekomendasi Kemendagri terkait hal ini karena mereka takut dipermasalahkan.
 
"Termsuk Pemkab Bekasi dan Pemprov Jabar soal izin Meikarta. Hasil fasilitasi kemendagri, kewenangan sesuai aturan yang ada adalah Pemkab Bekasi yang berwenang. Ya demikian, silahkan dibantu izinnya sesuai ketentuan," tandas Tjahjo.
 
Nama Tjahjo sebelumnya disebut dalam persidangan dugaan suap perizinan pembangunan Meikarta. Nama Tjahjo disebut oleh mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Jawa Barat.
 
Neneng hadir dalam sidang sebagai saksi dugaan suap perizinan pembangunan proyek Meikarta. Menurut Neneng, Tjahjo meminta agar perizinan Meikarta dibantu.
 
"Saat itu, Mendagri Tjahjo Kumolo menelepon ke Pak Soemarsono. Diberikan izin kepada saya. Dan Tjahjo Kumolo bilang ke saya, tolong perizinan Meikarta dibantu," kata Neneng dalam sidang, Senin, 14 Januari 2019.
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif