Dirjen PAS Diduga Terima Tas Mewah dari Kalapas Sukamiskin

Juven Martua Sitompul 07 Desember 2018 20:40 WIB
suap fasilitas lapas
Dirjen PAS Diduga Terima Tas Mewah dari Kalapas Sukamiskin
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Sri Puguh Budi Utami mendapat tas mewah dari mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Wahid Husen. Tas itu bermerek Louis Vuitton.
 
"Kami dapat info awal pemberian sebuah tas yang ditujukan pada Dirjen, itu dugaan yang kami dapat saat proses penyidikan," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 7 Desember 2018.
 
Pada persidangan sebelumnya, Wahid didakwa menerima uang dari terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah. Bahkan, Wahid juga menerima sejumlah uang dan fasilitas dari terpidana lain yakni Tubagas Chaeri Wardhana alias Wawan, dan Fuad Amin Imron.

Baca: Dirjen PAS Dicecar Soal Fasilitas Mewah di Sukamiskin

Wahid menerima tas merek Louis Vuitton dari Fahmi Darmawansyah pada Juli 2018, kemudian diserahkan kepada Sri Puguh sebagai kado ulang tahun. Namun, pada proses penyidikan Sri Puguh telah mengembalikan tas tersebut kepada penyidik.
 
Saat ini, tas disita dan menjadi barang bukti untuk perkara Wahid. "Kami belum mengatakan terbukti atau tidak, karena persidangan masih jalan, nanti kita lihat di fakta persidangan," ujar dia.
 
Wahid didakwa menerima sejumlah uang dari Fahmi Darmawansyah, Wawan dan Fuad Amin. Dari Fahmi, Wahid menerima 1 unit mobil jenis Double Cabin 4x4 merek Mitsubishi Triton, sepasang sepatu boot, sepasang sendal merk Kenzo, 1 buah tas clutch bag merk Louis Vuitton dan uang sekitar Rp39,5 juta.
 
Kemudian, Wahid menerima uang sebanyak Rp63,3 juta dari Wawan. Sedangkan, dari Fuad Amin, Wahid menerima uang sejumlah Rp71 juta, fasilitas pinjaman mobil Toyota Innova serta biaya menginap di hotel Ciputra Surabaya selama dua malam.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id