medcom.id, Jakarta: Mantan Sopir Sutan Bhatoegana, Casmadi mengaku pernah mendapat titipan bungkusan dari orang suruhan politikus Partai Demokrat, Tri Yulianto. Casmadi mengaku langsung menyerahkan bungkusan itu kepada Sutan.
Dia bercerita, kala itu dirinya mengantar Sutan ke Rumah Makan Ayam Goreng Nyonya Suharti. Di rumah makan itu, kata dia, sudah menunggu Jhonny Allen dan Tri Yulianto. Keduanya anggota Komisi VII DPR
"Di jalan Bapak bilang ditelepon, 'jon-yul gue tunggu di rumah makan Suharti ya'," ungkap Casmadi saat bersaksi buat terdakwa Sutan Bhatoegana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (11/5/2015).
Sesampainya di Nyonya Suharti, kata dia, Sutan bertemu keduanya. Pertemuan berlangsung hampir satu jam. Saat tengah menunggu, Casmadi dihampiri seseorang.
"Ada yang datang saya enggak kenal kasih bungkusan terus bilang 'Ini ada titipan tolong kasih ke pak Sutan' ya sudah saya ambil terus saya simpan di mobil," tambah dia.
Casmadi yakin bungkusan diberikan dari orang suruhan Tri. "Saya nggak tahu apa sopir nya atau siapa nya pak Tri, abis serahin itu dia jalan ke arah mobil pak Tri," pungkas dia.
Setelah menyimpan uang di mobil, Casmadi menyampaikan soal adanya pemberian itu pada Sutan. "Kata bapak 'iya'," tambah dia.
Tri Yulianto. Foto: Rommy Pujianto
Dalam dakwaan diketahui Sutan Bhatoegana, yang kala itu Ketua Komisi VII DPR menagih duit Tunjangan Hari Raya (THR) pada Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini (sata ini sudah berstatus mantan).
Rudi kemudian menyampaikan permintaan tersebut pada Tri Yulianto, kala itu anggota Komisi VII. Kepada Rudi, Tri bilang uang THR itu bisa dibagikan lewat dirinya. Akhirnya penyerahan uang dari Rudi ke Tri terjadi di sebuah toko buah di Jakarta. Rudi memberikan uang USD200 ribu yang kemudian diserahkan pada Sutan. Pertemuan yang diakui Rudi itu terus dibantah Tri Yulianto.
medcom.id, Jakarta: Mantan Sopir Sutan Bhatoegana, Casmadi mengaku pernah mendapat titipan bungkusan dari orang suruhan politikus Partai Demokrat, Tri Yulianto. Casmadi mengaku langsung menyerahkan bungkusan itu kepada Sutan.
Dia bercerita, kala itu dirinya mengantar Sutan ke Rumah Makan Ayam Goreng Nyonya Suharti. Di rumah makan itu, kata dia, sudah menunggu Jhonny Allen dan Tri Yulianto. Keduanya anggota Komisi VII DPR
"Di jalan Bapak bilang ditelepon, 'jon-yul gue tunggu di rumah makan Suharti ya'," ungkap Casmadi saat bersaksi buat terdakwa Sutan Bhatoegana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (11/5/2015).
Sesampainya di Nyonya Suharti, kata dia, Sutan bertemu keduanya. Pertemuan berlangsung hampir satu jam. Saat tengah menunggu, Casmadi dihampiri seseorang.
"Ada yang datang saya enggak kenal kasih bungkusan terus bilang 'Ini ada titipan tolong kasih ke pak Sutan' ya sudah saya ambil terus saya simpan di mobil," tambah dia.
Casmadi yakin bungkusan diberikan dari orang suruhan Tri. "Saya nggak tahu apa sopir nya atau siapa nya pak Tri, abis serahin itu dia jalan ke arah mobil pak Tri," pungkas dia.
Setelah menyimpan uang di mobil, Casmadi menyampaikan soal adanya pemberian itu pada Sutan. "Kata bapak 'iya'," tambah dia.
Tri Yulianto. Foto: Rommy Pujianto
Dalam dakwaan diketahui Sutan Bhatoegana, yang kala itu Ketua Komisi VII DPR menagih duit Tunjangan Hari Raya (THR) pada Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini (sata ini sudah berstatus mantan).
Rudi kemudian menyampaikan permintaan tersebut pada Tri Yulianto, kala itu anggota Komisi VII. Kepada Rudi, Tri bilang uang THR itu bisa dibagikan lewat dirinya. Akhirnya penyerahan uang dari Rudi ke Tri terjadi di sebuah toko buah di Jakarta. Rudi memberikan uang USD200 ribu yang kemudian diserahkan pada Sutan. Pertemuan yang diakui Rudi itu terus dibantah Tri Yulianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KRI)