Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Diperiksa Pakai Pendeteksi Kebohongan, Polri: RE, RR dan KM Jujur

Siti Yona Hukmana • 06 September 2022 16:26
Jakarta: Sebanyak tiga tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J diperiksa menggunakan alat lie detector atau pendeteksi kebohongan. Ketiga tersangka diyakini menyampaikan keterangan dengan jujur.
 
"Barusan saya dapat hasil sementara uji polygraph terhadap RE, RR, dan KM. Hasilnya, No Deception Indicated alias jujur," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Selasa, September 2022.
 
Ketiga tersangka itu ialah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (RE), Bripka Ricky Rizal (RR), dan Kuat Ma'ruf (KM). Penggunaan lie detector saat pemeriksaan untuk menentukan tingkat kejujuran subjek dalam memberikan keterangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Uji polygraph sekali lagi saya jelaskan bertujuan untuk memperkaya alat bukti petunjuk," ungkap Andi.
 

Baca: 3 Kapolda Diduga Terlibat Kasus Sambo, Polri: Itsus Bekerja Sesuai Fakta


Namun, Andi tak membeberkan apa saja yang ditanya terhadap ketiga tersangka. Begitu pula hasil pemeriksaan menggunakan lie detector tersebut.
 
Polri memeriksa seluruh tersangka pembunuhan berencana Brigadir J menggunakan lie detector. Hari ini penyidik tengah memeriksa tersangka Putri Candrawathi, dan saksi Susi di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri, Sentul, Bogor, Jawa Barat.
 
(JMS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif