Brigjen Agus Rianto. Antara/Sigid Kurniawan.
Brigjen Agus Rianto. Antara/Sigid Kurniawan.

Kasus Kondensat, Dua Tersangka Ditangguhkan dan Satu Diberi Red Notice

Nasional kasus tppi
Arga sumantri • 30 Mei 2016 22:44
medcom.id, Jakarta: Tiga orang sudah jadi tersangka kasus dugaan korupsi penjualan kondensat oleh PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Dua tersangka sudah ditahan dan kini ditangguhkan. Satu tersangka lainnya masih berada di Singapura.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Pol Agus Rianto mengatakan satu tersangka yang lari ke Singapura yakni mantan Pemilik PT TPPI Honggo Wendratmo. Dia sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
 
"Dan kita sedang mempersiapkan red notice," kata Agus di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (30/5/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara, tersangka yang ditahan yaitu mantan Kepala Badan Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) Raden Priyono dan mantan Deputi Finansial BP Migas Djoko Harsono. Penangguhan penahanan keduanya telah disetujui penyidik dua pekan lalu.
 
"Proses hukumnya masih berjalan. Kita juga terus lakukan penelusuran aset tersangka," ujar Agus.
 
Penangguhan penahanan, kata Agus, sudah berdasarkan pertimbangan penyidik. Hal itu terkait, tidak merusak barang bukti, menghilangkan barang bukti, dan kooperatif.
 
Diketahui, kasus ini bermula ketika SKK Migas menunjuk langsung PT TPPI sebagai pihak penjual kondensat pada Oktober 2008. Perjanjian kontrak kerja sama kedua institusi itu baru ditandatangani Maret 2009.
 
Dalam kontrak PT TPPI harus menjual kondensat pada PT Pertamina. Tapi, belakangan diketahui PT TPPI tidak menjual kondensat ke Pertamina tapi ke pihak lain.
 
Proses tersebut diduga melanggar keputusan Kepala BP Migas Nomor KPTS-20/BP00000/2003-SO tentang Pedoman Tata Kerja Penunjukan Penjualan Minyak Mentah/Kondensat Bagian Negara. Selain itu, tindakan ini tak sesuai Keputusan Kepala BP Migas Nomor KPTS-24/BPO0000/2003-SO tentang Pembetukan Tim Penunjukan Penjual Minyak Mentah/Kondensat Bagian Negara.
 
Negara akhirnya jadi korban. Hasil perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kasus dugaan korupsi penjualan kondensat oleh PT TPPI itu mengakibatkan kerugian keuangan negara hingga Rp35 triliun.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif