Tersangka pencucian uang (TPPU) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan . Foto: Medcom.id/Fachri
Tersangka pencucian uang (TPPU) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan . Foto: Medcom.id/Fachri

Wawan Cuci Uang dengan Biayai Pilkada Airin

Nasional tubagus chaeri wardana
Fachri Audhia Hafiez • 01 November 2019 06:00
Jakarta: Hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan diduga turut mengalir ke istrinya, Airin Rachmi Diany. Uang itu diduga untuk biaya kampanye Airin saat Pilkada Tangerang Selatan.
 
"Serta perbuatan lain berupa membiayai keperluan Pilkada Tangerang Selatan tahun 2010-2011 Airin Rachmi Diany senilai Rp2,9 miliar," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Titto Jaelani di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 31 Oktober 2019.
 
Wawan juga disebut membiayai kakaknya, Ratu Atut Chosiyah dalam Pemilihan Gubernur Banten. Atut diduga menerima Rp3,82 miliar dari Wawan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Wawan menyamarkan kejahatannya dengan membuat perjanjian dengan PT Mustika Tri Sejati senilai Rp 7,71 miliar. Kejahatannya meliputi membiayai Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dalam Pilkada Kabupaten Serang sekitar Rp4,5 miliar dan mengajukan kredit BNI Griya Multiguna total Rp22,45 miliar, mengajukan biaya proyek/modal kerja ke BNI sebesar Rp61 miliar.
 
Ia juga menyewakan satu unit apartemen di kawasan Mega Kuningan, menyimpan uang sebesar Rp 68,49 miliar, USD4.120, AUS10, SGD1.656 dan GBP3.780 di kantor PT BPP. Wawan pun menyimpan uang operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar LPG dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atas nama PT Java Coins sebesar Rp2,5 miliar serta Rp3,3 miliar.
 
Cara Wawan melakukan TPPU dengan menempatkan atau mentransfer sejumlah uang yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi pada rekening atas nama sendiri, orang lain, perusahaannya, maupun perusahaan yang dikendalikan Wawan.
 
Wawan didakwa melanggar Pasal 3 atau Pasal 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.
 
Kemudian ia turut didakwa melanggar Pasal 3 Ayat (1) huruf a, c dan g Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif