Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Polri Secepatnya Ungkap Perkembangan Kasus Novel

Nasional novel baswedan
Cindy • 11 Desember 2019 13:16
Jakarta: Polri berjanji segera mengungkap dalang penyiraman air keras pada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Penyidik masih bekerja mengusut kasus itu.
 
"Tim bekerja maksimal, ini hanyalah waktu, insyaallah secepatnya," ucap Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 11 Desember 2019.
 
Iqbal menuturkan hasil penyelidikan belum bisa diungkap ke publik. Korps Bhayangkara tak ingin membeberkan hasil yang belum rampung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini ada upaya-upaya tertutup, ada upaya menyelesaikan penyelidikan terkait dengan itu. Insyaallah segera," tegas Iqbal.
 
Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri Jenderal Idham Azis segera mengumumkan pelaku penyiraman air keras pada Novel. Kasus penyerangan itu diklaim menemui titik terang.
 
Kepala Negara menyebut ada perkembangan signifikan dalam kasus penyiraman air keras itu. Jokowi tak mau memberikan waktu panjang buat mengungkapnya.
 
"Saya tidak bicara masalah bulan, kalau saya bilang secepatnya berarti dalam waktu (hitungan) hari," kata Jokowi di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Desember 2019.
 
Dua orang tak dikenal menyiram air keras kepada Novel pada Selasa, 11 April 2007. Aksi itu dilakukan saat Novel pulang dari Masjid Jami Al Ihsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, usai menjalani salat Subuh.
 
Novel dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading Jakarta Utara kemudian dirujuk ke Jakarta Eye Center di Menteng, Jakarta Pusat. Selanjutnya, Novel menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura pada 12 April 2017.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif