Kabareskrim Komjen Agus Andrianto. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kabareskrim Komjen Agus Andrianto. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Adelin Lis Diduga Memalsukan Paspor Sejak 2017

Nasional polri kasus korupsi pembalakan liar Paspor Kejaksaan Agung Adelin Lis
Kautsar Widya Prabowo • 21 Juni 2021 22:56
Jakarta: Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto menemukan beberapa fakta ihwal kasus pemalsuan paspor yang dilakukan terpidana pembalakan liar Andelin Lis. Andelin menggunakan paspor atas nama Hendro Leonardi.
 
"Paspor atas nama Hendro Leonardi yang digunakan oleh Adelin Lis terbit pada 2017," ujar Agus saat dikonfirmasi, Senin, 21 Juni 2021.
 
Agus telah menginstruksikan jajarannya untuk mendalami kasus tersebut. Korps Bhayangkara bakal berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mendalami data palsu paspor yang digunakan bersangkutan, dibuat di mana, bagaimana proses penerbitannya," kata dia.
 
Adelin ditangkap otoritas Singapura atas kasus paspor palsu pada 2018. Dia menggunakan nama Hendro Leonardi dalam paspornya.
 
Baca: Adelin Lis 4 Kali Buat Paspor, 3 Atas Nama Hendro Leonardi
 
Pengadilan Singapura menyidangkan kasus ini pada 2021. Hakim Pengadilan Singapura menjatuhi hukuman denda S$14 ribu dan dideportasi ke Indonesia pada Juni 2021.
 
Adelin kabur dari Indonesia setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan jaksa penuntu umum (JPU) pada 2008. Majelis hakim MA menjatuhkan hukuman pidana penjara 10 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan.
 
Dia juga dijatuhi hukuman pidana uang pengganti sebesar Rp119,8 miliar serta dana reboisasi US$2,938 juta. Dalam putusan itu disebutkan jika Adelin tidak dapat melunasi uang pengganti dalam jangka waktu satu tahun hartanya akan disita. Jika hartanya tidak cukup, diganti dengan hukuman penjara selama lima tahun.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif