KPK Minta Taufik Kurniawan Kooperatif
Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik/MI/Mohamad Irfan
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Taufik Kurniawan bersikap kooperatif. Wakil Ketua DPR itu diharapkan bisa bekerja sama dengan mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus yang menjeratnya.

"Lebih baik kalau yang bersangkutan bersikap kooperatif, kerja sama. Syukur-syukur dia juga bisa mengungkapkan pihak-pihak lain yang terlibat juga. Itu harapan kami," ujar Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 1 November 2018.

KPK sebelumnya menetapkan Taufik sebagai tersangka. Dia diduga terlibat dalam kasus pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen dari APBNP 2016. 


Baca: KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Taufik Kurniawan

Menurut dia, penetapan tersangka itu sudah sesuai prosedur yang ada di lembaga antirasuah. Yakni, penyidik sudah menemukan sedikitnya dua alat bukti.

"Makanya kita bisa menaikkan ke tahap penyidikan dan penetapan tersangka," pungkas dia.

Taufik diduga menerima duit dari eks Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad. Uang diserahkan karena Taufik membantu menambah DAK Kabupaten Kebumen untuk fisik Rp100 miliar di APBN. 

Atas perbuatannya, Taufik dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id