Tersangka Ratna Sarumpaet - Medcom.id/Dian Ihsan Siregar.
Tersangka Ratna Sarumpaet - Medcom.id/Dian Ihsan Siregar.

Naniek Tak Mau Terkesan Bersahabat dengan Ratna

Nasional Kabar Ratna Dianiaya
Siti Yona Hukmana • 27 November 2018 17:00
Jakarta: Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Naniek S Deyang selalu menghindari awak media tiap diperiksa di Polda Metro Jaya. Naniek tak mau terlihat dekat dengan Ratna Sarumpaet.
 
"Bu Naniek enggak ingin terpojok bahwa seolah-olah beliau ini memiliki hubungan khusus dengan Ratna Sarumpaet," kata Kuasa Hukum Naniek, Martha Dinata alias Ega, saat berbincang dengan Medcom.id, Selasa, 27 November 2018.
 
Terlebih, kata dia, jurnalis mencecar kliennya dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa dijawab. "Seolah-olah Bu Naniek ini ya orang yang tahu segalanya, padahal kan beliau enggak tahu. Wartawan tanya juga beliau bingung," kilah dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Naniek memenuhi panggilan kedua penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimun) Polda Metro Jaya. Ia diperiksa terkait kasus penyebaran cerita bohong penganiayaan terhadap seniman Ratna Sarumpaet.
 
(Baca juga:Nanik Mengaku Lihat Lebam Ratna dari Medsos)
 
Dalam pemeriksaan kali ini Naniek dikonfirmasi perihal foto lebam Ratna yang dia miliki. Dia membantah menerima foto lebam Ratna, Naniek hanya melihat dari media sosial.
 
"Bu Nanik itu melihat sudah ada di medsos karena kan waktu itu sudah ada di Twitter, di grup WhatsApp sudah banyak. Dia itu melihat di medsos dan dikonfirmasilah, ternyata memang di Tim sudah ada itu (foto lebam Ratna)," tutur dia.
 
Ratna menjadi tersangka setelah menyebarkan informasi bohong dengan mengaku dianiaya sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat pada Selasa, 21 September 2018. Kenyataannya, wajah lebam Ratna karena operasi plastik di Jakarta.
 
Atas kebohongannya, Ratna dijerat Pasal 14 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia terancam hukuman 10 tahun penjara.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif