Budi Mulya Ajukan Justice Collaborator Kasus Century
Nadya Mulya saat di Gedung KPK. Foto: Medcom.id/Juven Martua Sitompul.
Jakarta: Mantan Deputi Gubernur BI Bidang IV Kebijakan Pengelolaan Moneter dan Devisa, Budi Mulya, mengajukan Justice Collaborator (JC) atas kasus korupsi Bank Century. Dokumen permohonan diserahkan Nadya Mulya selaku putri Budi kepada KPK.
 
Nadya datang dengan didampingi ibunya, Anne Mulya dan Koordinator MAKI Boyamin Saiman. "Ini untuk mengupayakan keadilan bagi bapak saya dengan memberikan dokumen (pengajuan JC). Kami melihat KPK sudah berani untuk mengungkap," kata Nadia di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 5 November 2018.
 
Nadya yakin dengan diterimanya JC Budi Mulya, penyidik KPK bakal lebih mudah mendapat informasi atau bukti tambahan terkait keterlibatan pihak-pihak lain. Khususnya, nama-nama yang tercantum dalam putusan Budi Mulya.
 
"Kesediannya (Budi Mulya) untuk membantu menuntaskan kasus ini bisa terang benderang, bisa membuat bapak saya kembali ke rumah," katanya.
 
Meski begitu, Nadya belum mau mengungkap nama-nama yang paling bertanggungjawab dalam kasus dugaan korupsi Century tersebut. Dia menyerahkan sepenuhnya pengusutan keterlibatan pihak lain kepada KPK.
 
"Semoga ini menjadi bukti bahwa bapak saya bersedia membantu sampai kasus ini benar-benar bisa diselesaikan," pungkasnya.

Baca: Budi Mulya Disebut Dimarginalkan dalam Kasus Bank Century

KPK memang memulai penyelidikan baru kasus dugaan korupsi Bank Century sejak Juni 2018 lalu. Sampai saat ini sedikitnya 24 orang telah diminta keterangan dalam tahap penyelidikan tersebut.
 
Mereka yang sudah masuk ruang penyelidikan antara lain mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Miranda Swaray Goeltom; dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso. Lalu, mantan Wakil Presiden yang juga mantan Gubernur BI Boediono; serta mantan Deputi Gubernur BI Bidang Kebijakan Moneter, Hartadi Agus Sarwono.
 
Dalam kasus ini, KPK baru menjerat Deputi Gubernur BI Bidang 4 Kebijakan Pengelolaan Moneter dan Devisa, Budi Mulya. Budi Mulya telah divonis 15 tahun penjara di tingkat kasasi.
 




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id