Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan pembersihan perusahaan pelat merah dari perilaku koruptif tak main-main. Ketegasan ditunjukkan melalui unggahan video pendek tentang tikus kecil yang menyelinap di tengah rapat sambil memakan bolu.
Dalam unggahan tersebut, Erick menulis teks singkat yang menginstruksikan jajaran di perusahaan pelat merah tak berperilaku layaknya tikus yang dipersonifikasikan koruptif. "Jangan sampai terjadi BUMN, ada 'tikus' yang juga ikut rapat," kata Erick dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 13 Desember 2022.
Dia menegaskan program pembersihan BUMN tak dilakukan setengah hati. Beberapa kasus di BUMN diusut tuntas, mulai dugaan korupsi di PT ASABRI hingga Garuda Indonesia.
"Seharusnya sih, enggak ada lagi tikus yang berani datang, kan sudah ada program bersih-bersih BUMN," kata dia.
Selama menjabat, Erick Thohir menaruh perhatian terhadap persoalan korupsi di perusahan pelat merah yang merugikan negara. Erick Thohir berupaya membongkar skandal korupsi ASABRI dan Asuransi Jiwasraya yang telah membuat kerugian besar bagi negara. Tercatat dari adanya kasus tersebut negara merugi hingga Rp39,58 triliun.
Erick Thohir juga menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut tuntas skandal korupsi tersebut. Ketegasan tersebut mendapat perhatian publik.
Temuan survei Poltracking Indonesia beberapa waktu lalu menyebut Erick Thohir menjadi salah satu menteri dengan kinerja terbaik. Erick Thohir meraih angka kepuasan publik sebesar 59,4 persen.
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (
BUMN) Erick Thohir menegaskan pembersihan perusahaan pelat merah dari perilaku koruptif tak main-main. Ketegasan ditunjukkan melalui unggahan video pendek tentang tikus kecil yang menyelinap di tengah rapat sambil memakan bolu.
Dalam unggahan tersebut, Erick menulis teks singkat yang menginstruksikan jajaran di perusahaan pelat merah tak berperilaku layaknya tikus yang dipersonifikasikan koruptif. "Jangan sampai terjadi BUMN, ada 'tikus' yang juga ikut rapat," kata
Erick dikutip dari
Media Indonesia, Selasa, 13 Desember 2022.
Dia menegaskan program pembersihan BUMN tak dilakukan setengah hati. Beberapa kasus di BUMN diusut tuntas, mulai
dugaan korupsi di PT ASABRI hingga Garuda Indonesia.
"Seharusnya
sih, enggak ada lagi tikus yang berani datang, kan sudah ada program bersih-bersih BUMN," kata dia.
Selama menjabat, Erick Thohir menaruh perhatian terhadap persoalan korupsi di perusahan pelat merah yang merugikan negara. Erick Thohir berupaya membongkar skandal korupsi ASABRI dan Asuransi Jiwasraya yang telah membuat kerugian besar bagi negara. Tercatat dari adanya kasus tersebut negara merugi hingga Rp39,58 triliun.
Erick Thohir juga menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut tuntas skandal korupsi tersebut. Ketegasan tersebut mendapat perhatian publik.
Temuan survei Poltracking Indonesia beberapa waktu lalu menyebut Erick Thohir menjadi salah satu menteri dengan kinerja terbaik. Erick Thohir meraih angka kepuasan publik sebesar 59,4 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)