Kebakaran di Lapas Klas 1 Tangerang. Foto: Metro TV
Kebakaran di Lapas Klas 1 Tangerang. Foto: Metro TV

Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang Dianggap Lalai

Nasional narapidana kebakaran tahanan napi Kebakaran Gedung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lapas Klas 1 Tangerang Terbakar
Siti Yona Hukmana • 20 September 2021 17:24
Jakarta: Sebanyak tiga pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tangerang, Banten, RU, S, dan Y, menjadi tersangka kebakaran. Ketiganya dianggap lalai saat bertugas sehingga dikenakan Pasal 359 KUHP.
 
"Di Pasal 359 KUHP (mengatur) meninggalnya seseorang itu diduga ada kealpaan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 20 September 2021. 
 
Tubagus masih enggan membeberkan detail bentuk kealpaan ketiga tersangka. Hal itu dianggap sudah menyangkut materi penyidikan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 3 Petugas Jadi Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang
 
Menurut dia, sejauh ini, polisi telah memeriksa 53 saksi. Salah satunya, saksi ahli kebakaran dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Indonesia (UI). 
 
Pemeriksaan saksi ahli itu guna mengetahui sumber api dan perkiraan waktu kebakaran. Kedua hal itu, kata Tubagus, akan dikaitkan dengan penyebab kebakaran. 
 
Selain itu, polisi menganalisis rekaman kamera closed-circuit television (CCTV). Polisi menyita delapan CCTV yang menangkap posisi para petugas Lapas Tangerang saat kebakaran. 
 
Ketiga tersangka diduga melanggar standar operasional prosedur (SOP) yang mengakibatkan narapidana tewas terbakar. Hal itu terkait terkuncinya sel tahanan.
 
"Kenapa orang itu meninggal dunia? Karena tidak keluar karena dalam keadaan kondisi tertentu dikaitkan SOP yang ada di Lapas," ujar Tubagus. 
 
Blok C2 Lapas Klas 1 Tangerang terbakar sekitar pukul 01.45 WIB, Rabu, 8 September 2021. Api berhasil dipadamkan pukul 03.00 WIB. 
 
Sebanyak 49 orang narapidana yang berada di Blok C2 tewas. Sementara itu, puluhan lainnya luka-luka, baik berat maupun ringan.
 
Penyebab kebakaran diduga kuat karena korsleting listrik. Polisi menemukan titik api di atas plafon. Namun, pola penjalaran api yang menewaskan puluhan napi masih didalami. 
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif