Kabaharkam Polri Komjen Firli Bahuri (kedua kanan) melakukan salam komando bersama Komjen Condro Kirono (kedua kiri) seusai acara sertijab. Foto: MI/Pius Erlangga
Kabaharkam Polri Komjen Firli Bahuri (kedua kanan) melakukan salam komando bersama Komjen Condro Kirono (kedua kiri) seusai acara sertijab. Foto: MI/Pius Erlangga

Firli Bahuri Tak Wajib Mundur dari Polri

Nasional kpk
Arga sumantri • 21 November 2019 16:48
Jakarta: Kepala Badan Pemeliharaan Kemananan (Baharkam) Polri Komjen Firli Bahuri dinilai tak perlu mundur dari Korps Bhayangkara ketika resmimenjadi ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tak ada aturan yang mewajibkan Firli keluar dari Polri.
 
Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengatakan Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian membolehkan polisi menduduki jabatan tertentu tanpa harus mundur. Aturan serupa juga berlaku dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.
 
Arsul menyebut selama ini polisi dan tentara tak ada yang mundur ketika mengisi jabatan di lembaga penegak hukum lain. Hal ini terjadi pada Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Komjen Budi Gunawan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius, atau Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nah sekarang pertanyaannya kenapa sih kok kalau KPK itu selalu dipersoalkan?" ucap Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 21 November 2019.
 
Bagi Arsul, KPK berkedudukan sama dengan BNPT dan BNN sebagai lembaga penegak hukum kejahatan luar biasa. Ia heran hanya posisi polisi di Lembaga Antirasuah yang disorot.
 
"Kenapa tidak diributkan ketika misalnya Pak Suhardi Alius diangkat atau yang sebelum-sebelumnya atau ketika BNN diangkat?" ungkap Arsul.
 
Menurut dia, harus ada cara pandang yuridis terhadap lembaga penegak hukum, termasuk KPK. Publik tak boleh menafikan aspek yuridis karena hanya semata kecintaannya terhadap KPK. Cara pandang semacam ini dianggap irasional.
 
"Kalau misalnya ketua KPK yang berasal dari polisi aktif itu dituntut mundur, seharusnya semua (polisi di lembaga lain) dituntut mundur," ungkap dia.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif