Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Media Indonesia.
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Media Indonesia.

Mereka yang Memilih Hengkang dari KPK

Nasional kpk
Fachri Audhia Hafiez • 03 Desember 2019 06:46
Jakarta: Tiga penasihat memilih hengkang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketiganya ialah Mohammad Tsani Annafari, Budi Santoso, dan Sarwono Sutikno
 
Para penasihat yang dilantik 6 Juli 2017 itu memilih meninggalkan markas Lembaga Antirasuah karena konsekuensi Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 Tentang KPK yang telah berlaku 17 Oktober 2019. UU tersebut mengganti unsur Penasihat KPK menjadi dewan pengawas.
 
"Hilangnya posisi Penasihat KPK tanpa kejelasan dan aturan peralihan, apakah penasihat menjadi dewan pengawas atau penasihat langsung berhenti saat UU ini diundangkan," kata Sarwono kepada Medcom.id di Jakarta, Senin, 2 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masa jabatan ketiga penasihat Lembaga Antirasuah sejatinya berakhir pada 5 Juli 2021. Dalam UU KPK lama masa jabatan mereka diatur selama empat tahun.
 
Sarwono dan Budi akan keluar saat pelantikan pimpinan KPK dan dewan pengawas pada 20 Desember 2019. Sementara Tsani lebih dulu mundur. Pemberhentian Tsani telah berlaku efektif pada 1 Desember 2019.
 
"SK (surat keputusan) ini merupakan respon dari permohonan pengunduran diri saya yang sudah saya ajukan per tanggal 13 September 2019," kata Tsani
 
Tsani telah kembali ke institusi lamanya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sedangkan Sarwono memilih menjadi dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI-ITB).
 
Sama halnya dengan Sarwono, Budi juga kembali mengajar di perguruan tinggi. "Mengajar di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan sebagai pengamat hukum lepas yang independen juga," ucap Budi.
 
Berikut profil ketiga penasihat KPK tersebut sebagaimana ditilik dari laman jurnal.kpk.go.id:
 
Budi Santoso
 
Budi cukup lama mencicipi karir sebagai pegiat hak asasi manusia dan Direktur pada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 1991-2001. Budi juga tercatat menduduki Wakil Ketua Lembaga Ombudsman DIY periode 2005-2008.
 
Budi terpilih sebagai komisioner Ombudsman RI periode 2011-2016. Ia juga menjadi direkutur Independent Legal Aid Institute (ILAI).
 
Budi menempuh pendidikan hingga memperoleh sarjana dari program Studi Hukum Dagang Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang master dengan Beasiswa Fullbright di School of Law-Northwestern University, Chicago, Illionis, Amerika Serikat, pada program Studi International Human Rights Law dan lulus pada 2003.
 
Mohammad Tsani Annafari
 
Tsani memperoleh gelar Sarjana Sains pada Program Studi Ilmu Komputer Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta tahun 1998. Ia memperoleh gelar master of science pada program Studi Global Information and Telecommunication Studies di Waseda University, Tokyo, Jepang, 2006.
 
Ia melanjutkan sekolah di Chalmers University of Technology Management and Economics. Gelar Licentiate Philosophy diraihnya pada 2010. Gelar Doctor of Philosophy diperoleh pada 2012.
 
Sebelum menjabat sebagai penasihat KPK, Tsani merupakan pegawai negeri sipil pada Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Jabatan terakhirnya sebagai Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Timur.
 
Tsani juga tercatat mengajar di program diploma spesialisasi kepabeanan dan cukai Sekolah Tingi Akuntansi Negara (STAN), Pusdiklat Bea dan Cukai untuk Diklat DTSD II dan III, dan program master administrasi dan kebijakan perpajakan FISIP Universitas Indonesia.
 
Sarwono Sutikno
 
Sarwono lebih dikenal sebagai pengajar di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI-ITB). Ia memperoleh gelar sarjana teknik elektro ITB pada 1984.
 
Pendidikan gelar master pada 1990 dan doctor engineering pada 1994. Kedua tempuh di Tokyo Institute of Technology, Japan.
 

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif