Kabinet Indonesia Maju. Foto: MI/Ramdani
Kabinet Indonesia Maju. Foto: MI/Ramdani

Pertahanan dan Keamanan Memunculkan Optimisme Tertinggi

Nasional Kabinet Jokowi-Maruf 100 Hari Jokowi-Maruf
Arga sumantri • 28 Januari 2020 18:35
Jakarta: News Research Center Media Group News mempublikasi hasil jajak pendapat 100 hari kinerja pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Tingkat optimisme tertinggi ada di bidang pertahanan dan keamanan.
 
"Penilaian rata-rata tertinggi diperoleh pada bidang pertahanan dan keamanan," kata Head of News Research Center Media Group News Ade Alawi, Selasa, 28 Januari 2020.
 
News Research Center Media Group News memerinci, sebanyak 79,1 persen narasumber optimistis terhadap kinerja Jokowi-Ma'ruf di bidang keamanan dalam 100 hari kerja. Sedangkan 20,9 persen sisanya pesimistis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 79 persen narasumber juga optimistis terhadap bidang pertahanan. Sedangkan 21 persen sisanya masih pesimistis.
 
Optimisme terhadap kinerja Jokowi-Ma'ruf di bidang ekonomi tergolong tinggi dengan penilaian sebesar 77,1 persen. Masih 22,9 persen yang pesimistis.
 
Optimisme juga muncul dalam bidang ekonomi lewat penilaian mencapai 73,4 persen. Sedangkan, optimisme terhadap kinerja pemerintah dalam bidang sosial dan politik berada di kisaran 71 hingga 72 persen.
 
Optimisme publik dalam bidang hukum dan HAM jadi yang terendah. Hanya 63,7 persen publik optimistis terhadap kinerja pemerintah di bidang hukum, dan 62 persen di bidang HAM.
 
Catatan ini berkelindan dengan hasil penilaian terhadap misi Jokowi-Ma'ruf. Dua misi pemerintahan Jokowi periode kedua soal politik luar negeri bebas aktif, serta melanjutkan transformasi sistem pertahanan modern dan TNI profesional mendapat penilaian tertinggi, yakni 7,14 dan 7,3.
 
"Dari nilai rata-rata tersebut dapat diasumsikan bahwa misi tersebut sudah dianggap baik dan memiliki pengaruh positif," ungkapnya.
 
Namun, pekerjaan rumah Jokowi-Ma'ruf masih cukup banyak dalam menjalankan misi penegalan hukum dan rehabilitasi lingkungan hidup. Sebab, kedua misi ini hanya mendapat penilaian rata-rata 5,89.
 
Jajak pendapat News Research Center Media Group News yang dilakukan 13-19 Januari 2020 melibatkan tokoh publik yang kerap menjadi pemimpin pembentuk opini di daerah. "Mereka yang sering diwawancarai atau dikutip namanya oleh media daerah," ujar dia.
 
Mereka yang terlibat dipastikan tak terafiliasi dengan kelompok mana pun. Bukan aparatur sipil negara (ASN), kepala daerah, anggota parpol, maupun TNI/Polri. Pemilihan narasumber pun melalui verifikasi yang benar-benar independen.
 
Jajak pendapat juga melibatkan Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan dan Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang. Mereka dimintai pendapat tentang jawaban terbuka responden tentang Panca Kerja Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif