Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau pasar dan produsen minyak goreng.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau pasar dan produsen minyak goreng.

Kapolri Pastikan Terus Mengawasi Larangan Ekspor Minyak Goreng

Nasional minyak goreng Ekspor CPO Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Siti Yona Hukmana • 12 Mei 2022 13:29
Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan pihaknya terus mengawasi kebijakan pelarangan ekspor minyak goreng dan crude palm oil (CPO). Pengawasan dilakukan dengan memantau produsen maupun pasar.
 
"Polri akan terus melakukan pengawasan dan pengecekan di lapangan terhadap proses realisasi produksi dan distribusi minyak goreng curah oleh perusahaan. Serta akan memonitor pelaksanaan kebijakan larangan ekspor sebagaimana perintah Bapak Presiden (Joko Widodo)," ujar Listyo dalam keterangan tertulis, Kamis, 12 Mei 2022.
 
Baca: Indonesia Sita Kapal Tanker atas Pelanggaran Larangan Ekspor Kelapa Sawit

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Listyo mengatakan harga minyak goreng di pasaran masih fluktuatif dan bervariasi sampai saat ini. Hal itu diketahui dari data dan temuan di lapangan.
 
"Dengan pengawasan langsung dan terus menerus dari aparat Kepolisian di lapangan diharapkan implementasi kebijakan Pak Presiden tersebut bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap minyak goreng dengan harga penjualan yang diharapkan," ungkap mantan Kabareskrim Polri itu.
 
Listyo menekankan kepada seluruh produsen hingga distributor untuk benar-benar menerapkan kebijakan yang telah dikeluarkan Presiden Jokowi. Mantan Kapolda Banten itu menegaskan tidak akan segan menindak pihak-pihak yang tidak menghormati maupun menjalankan keputusan dari pemerintah terkait minyak goreng.
 
"Polri fokus mengawasi, dan kami tidak akan ragu menindak tegas kepada seluruh pihak yang terindikasi mencoba melakukan pelanggaran kebijakan larangan ekspor minyak goreng ini. Semua ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan dari masyarakat Indonesia," ujar jenderal bintang empat itu.
 
Sebelumnya, Polri menggandeng Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membentuk satgas gabungan. Tim satgas itu dikerahkan untuk memantau pihak produsen, distributor tingkat I hingga IV serta tingkat pengecer selama 24 jam penuh.
 
"Untuk mengawasi proses produksi," kata Listyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 4 April 2022.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif