Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Polisi Minta Waktu Mendalami Laporan Ahmad Sahroni

Siti Yona Hukmana • 02 Juli 2022 06:08
Jakarta: Polri telah menerima laporan Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni terkait tudingan membungkam oknum oleh pegiat media sosial, Adam Deni. Laporan itu tengah didalami. 
 
"Untuk kasus ini masih didalami. Jadi mohon waktu," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah saat dikonfirmasi, Jumat, 1 Juli 2022. 
 
Dia belum mau membeberkan duduk perkara laporan. Dia hanya menekankan laporan politikus Partai NasDem itu telah diterima Bareskrim Polri. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Laporan terhadap Adam Deni teregister dengan nomor LP/B/0336/VI/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 30 Juni 2022. Sahroni melaporkan Adam dengan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan/atau fitnah serta sejumlah pasal lain berkaitan dengan ujaran kebohongan. Sesuai Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP dan/atau Pasal 14 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946.
 

Baca: Dituduh Bungkam Oknum, Ahmad Sahroni Kembali Laporkan Adam Deni


Dugaan tindak Pidana itu dilakukan Adam di Pengadilan Negeri Jakarta Utara sekitar pukul 17.00 WIB pada 28 Juni 2022. Kala itu, Adam tengah menjalani persidangan kasus yang juga dilaporkan oleh Sahroni.
 
"Per hari ini saya melaporkan manusia yang menuduh saya membungkam pihak-pihak terkait dengan jumlah senilai 30 M hanya untuk membungkam," tulis Sahroni dalam unggahan di akun Instagram pribadinya. 
 
Laporan itu dibuat usai Adam Deni divonis terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan transmisi ilegal dokumen rahasia milik anggota DPR Ahmad Sahroni, sehingga bisa diakses publik. Majelis Hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp1 miliar kepada Adam Deni.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif