medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo melantik Saldi Isra sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Ia menggantikan Patrialis Akbar yang ditangkap penyidik KPK.
Pelantikan Saldi di Istana Negara, Jakarta, sekira pukul 10.00 WIB, Selasa 11 April 2017. Di hadapan Presiden, Saldi mengucap sumpah jabatan sebagai Hakim MK.
"Demi Allah saya bersumpah menjalankan tugas sebagai hakim konstitusi dengan sebaik-baiknya, memegang teguh UUD 1945 dan menjalankan peraturan perudangan dengan selurus lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa," Saldi mengucap sumpah jabatan.
Klik: Integritas Saldi Isra Dinilai Teruji
Pengukuhan Saldi sebagai Hakim MK berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 40P/2017 tentang pengangkatan hakim konstitusi yang diangkat Presiden.
Saldi bukan orang baru di dunia hukum Tanah Air. Ia dikenal sebagai pakar hukum tata negara. Saldi juga tercatat sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas.
Presiden beberapa kali mempercayakan Guru Besar Universitas Andalas itu menjadi bagian dari tim panitia seleksi. Salah satunya, saat seleksi calon komisioner KPU dan Bawaslu periode 2017-2022.
medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo melantik Saldi Isra sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Ia menggantikan Patrialis Akbar yang ditangkap penyidik KPK.
Pelantikan Saldi di Istana Negara, Jakarta, sekira pukul 10.00 WIB, Selasa 11 April 2017. Di hadapan Presiden, Saldi mengucap sumpah jabatan sebagai Hakim MK.
"Demi Allah saya bersumpah menjalankan tugas sebagai hakim konstitusi dengan sebaik-baiknya, memegang teguh UUD 1945 dan menjalankan peraturan perudangan dengan selurus lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa," Saldi mengucap sumpah jabatan.
Klik: Integritas Saldi Isra Dinilai Teruji
Pengukuhan Saldi sebagai Hakim MK berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 40P/2017 tentang pengangkatan hakim konstitusi yang diangkat Presiden.
Saldi bukan orang baru di dunia hukum Tanah Air. Ia dikenal sebagai pakar hukum tata negara. Saldi juga tercatat sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas.
Presiden beberapa kali mempercayakan Guru Besar Universitas Andalas itu menjadi bagian dari tim panitia seleksi. Salah satunya, saat seleksi calon komisioner KPU dan Bawaslu periode 2017-2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)