Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Sepak Terjang Polri Sepanjang 2021

Siti Yona Hukmana • 13 Januari 2022 22:42
Jakarta: Korps Bhayangkara di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus berupaya menoreh prestasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu yang dilakukan Polri membangun sarana dan prasarana kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
 
"Selama 2021, Polri melakukan banyak gebrakan mulai dari kebijakan perbaikan sarana dan prasarana bagi masyarakat kelompok rentan, dan berkebutuhan khusus (disabilitas)," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan tertulis, Kamis, 13 Januari 2022. 
 
Listyo memerinci pihaknya telah membangun 1.975 ruang ramah anak, 2.582 jalur khusus disabilitas, 1.616 toilet khusus disabilitas. Lalu, pembangunan 2.604 tenda khusus disabilitas, 2.028 parkir khusus disabilitas, 2.384 kursi roda, 1.250 elevator handrail, dan 236 ruang laktasi.

Selain itu, dalam membantu penanganan covid-19, Korps Bhayangkara telah merekrut 451 tenaga kesehatan yang disebar ke beberapa titik fasilitas kesehatan. Dengan rincian, Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana Khusus Dokter 201 orang dan 250 orang Bintara Polri Kompetisi Khusus (Bakomsus) perawat dan bidan.
 
Tak hanya itu, Polri mengungkap kasus investasi ilegal PT Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama yang merugikan nasabah Rp6,2 triliun. Sebanyak 10 orang ditetapkan tersangka dalam kasus tersebut.
 
"Berikutnya, perekrutan 43 eks pegawai KPK juga menuai apresiasi dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Hal itu dilakukan sebagai upaya perkuatan penanganan tindak pidana korupsi," ujar jenderal bintang empat itu.
 
Baca: Kapolri: Berikan Rasa Aman kepada Masyarakat
 
Sepak terjang lainnya adalah pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Satgas itu berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dengan menyita barang bukti senilai Rp325 miliar.
 
Listyo mengatakan Polri sebagai alat negara yang bertugas menyelenggarakan keamanan menghadapi tantangan di era revolusi 4.0 dan society 5.0. Meski begitu, Polri disebut terus berupaya memberikan pelayanan dan jaminan rasa aman kepada masyarakat.
 
"Polri melakukan terobosan dan inovasi untuk menjawab itu semua dengan merekrut 1.291 orang Bintara Kompetensi Khusus Teknologi Informasi," ungkap mantan Kabareskrim Polri itu.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>