Menteri BUMN Erick Thohir/Medcom.id
Menteri BUMN Erick Thohir/Medcom.id

Kecam Pelecehan di Kereta Api, Erick Kerahkan Polisi Khusus

M Sholahadhin Azhar • 22 Juni 2022 19:18
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberi perhatian khusus terhadap kasus pelecehan seksual di kereta api. Erick meminta KAI meningkatkan keamanan kereta melalui Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska).
 
"Untuk mencegah, @KAI121 perlu meningkatkan kehadiran Polsuska di gerbong-gerbong," kata Erick di akun Twitter yang dikutip pada Rabu, 22 Juni 2022.
 
Menurut dia, kasus pelecehan tak bisa dibiarkan. Erick prihatin terhadap korban dan meminta penegak hukum bertindak.

"Saya mengecam segala bentuk kekerasan, apalagi di transportas publik seperti kereta api. Saya mendorong kasus ini dilanjutkan ke proses hukum," kata Erick Thohir.
 
Akun resmi KAI merespons cuitan Erick. Admin mengatakan kasus tersebut sudah ditindaklanjuti.
 
Baca: Viral Penumpang Kena Pelecehan Seksual, PT KAI Blacklist Pelaku
 
"Selamat siang Bapak Erick Thohir. Kami menyesalkan kejadian tersebut, KAI tidak menoleransi segala tindakan asusila di atas KA. Konfirmasi dan permohonan maaf sudah kami lakukan kepada @Selasarabu_" balas akun @KAI121.
 
Pihak KAI juga mencoba untuk menyelesaikan kasus pelecehan tersebut secepat mungkin seperti harapan korban. PT KAI juga telah memberikan sanksi terhadap pelaku pelecehan berupa menjadikannya sebagai daftar hitam penumpang.
 
EVP Corporate Secretary KAI Asdo Artriviyanto menjelaskan kebijakan ini diterapkan memberikan efek jera dan mencegah pelaku melakukan hal serupa di kemudian hari. Kebijakan ini juga berlaku untuk pelaku pelecehan seksual yang kasusnya sempat viral kemarin.
 
"KAI sama sekali tidak mentolerir kejadian tersebut dan berharap tidak ada lagi kejadian serupa terulang kembali pada berbagai layanan KAI lainnya," ujar akun tersebut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(ADN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan