ilustrasi. Medcom.id
ilustrasi. Medcom.id

Fakta Baru Kasus HAM Berat Paniai Diharap Terbongkar di Persidangan

Siti Yona Hukmana • 23 Mei 2022 14:38
Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) selesai menyidik kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Paniai, Papua. Korps Adhyaksa berharap fakta baru kasus bisa terbongkar di persidangan.
 
"(Penyidikan) sudah cukup sih, nanti perkembangannya ada di persidangan. Mudah-mudahan bisa terbongkar di persidangan, " kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana kepada Medcom.id, Senin, 23 Mei 2022. 
 
Pihaknya saat ini fokus pelimpahan tahap II ke jaksa penuntut umum (JPU). Yakni melimpahkan tersangka dan barang bukti untuk proses persidangan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk saat ini itu saja fokusnya, karena perkara HAM itu kan enggak berbeda treatment dengan perkara lain, " ujar Ketut. 
 
Berkas perkara tersangka IS dinyatakan lengkap alias P-21 pada Jumat, 13 Mei 2022. Purnawirawan TNI itu rencana dilimpahkan ke penuntut umum pada Jumat, 27 Mei 2022. 
 
Baca: 10 Oknum Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia
 
Pelimpahan itu sesuai dengan ketentuan Pasal 8 Ayat (3) huruf b, Pasal 138 Ayat (1) dan Pasal 139 KUHP. Penyerahan tahap II dilakukan untuk menentukan perkara itu memenuhi persyaratan atau tidak untuk dilanjutkan ke pengadilan. 
 
IS dipersangkakan melanggar Pasal 42 Ayat (1) dan Pasal 40 jo Pasal 9 jo Pasal 7 huruf b Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. 
Pelanggaran itu dilakukan saat IS menjabat sebagai perwira penghubung pada Kodim Paniai. 
 
Sangkaan yang menjerat IS terkait pertanggungjawaban rantai komando atas kejahatan kemanusiaan. Dia terancam pidana penjara paling lama 20 tahun dan paling singkat 10 tahun. IS akan disidang di Pengadilan HAM Makassar. 
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif