Eni Minta Modal Pilkada Suami ke Kotjo
Eni Maulani Saragih/MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Eks Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih mengakui meminta bantuan uang kepada bos Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo. Uang digunakan untuk keperluan suaminya, Muhammad Al Khadziq, maju sebagai calon bupati Temanggung, Jawa Tengah, pada Pilkada 2017.

"Pak Kotjo langsung kasih Rp2 miliar ke saya," kata Eni saat bersaksi dalam kasus suap PLTU Riau-1 dengan terdakwa Kotjo di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 11 Oktober 2018.

Ia mengklaim Kotjo tak pernah keberatan memenuhi permintaannya. Eni pun tak pernah menyebut angka ketika meminta uang.


Baca: Sofyan Basir Bahas Proyek PLTU Riau-1 di Rumah Novanto

Uang tersebut merupakan bagian dari 400 ribu dolar Singapura yang diterima Eni. Kotjo juga sudah memberikan Rp2 miliar kepada Eni untuk keperluan Munaslub Golkar.

Kotjo didakwa menyuap Eni dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham sebesar Rp4.750.000.000. Suap kepada dua elite Partai Golkar itu dilakukan bertahap dari akhir 2017 hingga Juli 2018.

Suap diberikan pada 18 Desember 2017; 14 Maret 2018; 8 Juni 2018; dan 13 Juli 2018. Fulus diberikan agar Eni dan Idrus memuluskan BlackGold Natural Recourses Limited sebagai pemenang lelang pembangunan PLTU Riau-1.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id