Petugas memeriksa segel tabung elpiji ukuran 3 kg di sebuah gudang tempat penyulingan gas elpiji yang diduga ilegal di Tanggulangin, Sidoaro, Jawa Timur, Kamis (15/1). Satreskrim Polres Sidoarjo, Kamis (15/1). ANTARA FOTO/Suryanto.
Petugas memeriksa segel tabung elpiji ukuran 3 kg di sebuah gudang tempat penyulingan gas elpiji yang diduga ilegal di Tanggulangin, Sidoaro, Jawa Timur, Kamis (15/1). Satreskrim Polres Sidoarjo, Kamis (15/1). ANTARA FOTO/Suryanto.

Perkara Dugaan Produksi Tabung Gas Ilegal Ditangani Bareskrim

Nasional nelayan ilegal
Lukman Diah Sari • 08 Mei 2017 05:19
medcom.id, Jakarta: PT Karya Mandiri Steel di Jawa Tengah, diduga memproduksi tabung LPG 3 kilogram ilegal. Pihak Polda Jawa Tengah menyebut, kasus tersebut ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri.
 
"Itu kasus lama, di Bareskrim itu," kata Kepala bidang humas Polda Jawa Tengah, Kombes Djarod Padakova, Minggu 7 Mei 2017.
 
Hal itu dikatakan, pasalnya dia telah mengecek hingga Polrestabes Semarang namun tidak ada laporan terkait kasus tersebut di wilayahnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pabrik PT Karya Mandiri Steel yang terletak di Kawasan Industri Candi, Semarang, Jawa Tengah, diduga telah memproduksi tabung LPG 3 kg abal-abal dengan bahan baku dan proses yang tidak sesuai mutu.
 
Diduga, PT Karya Mandiri Steel juga disebut tak memiliki izin untuk memproduksi tabung gas. Sejumlah syarat lain yang tak dipenuhi yakni, tak adanya Sertifikat SNI 1402-2008 yang di keluarkan oleh DEPPERIN. PT KMS pun diduga tidak terdaftar sebagai vendor PT PERTAMINA.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif