Wakil Ketua MKD Junimart Girsang (Foto: Metrotvnews.com/Renatha Swasty)
Wakil Ketua MKD Junimart Girsang (Foto: Metrotvnews.com/Renatha Swasty)

Junimart: Kabareskrim Bilang MKD Very Good

Nasional pencatut nama presiden
Renatha Swasty • 18 Desember 2015 21:05
medcom.id, Jakarta: Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Junimart Girsang mengaku membahas soal sidang MKD dengan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Anang Iskandar. Junimart, mendatangi Anang secara tiba-tiba pada Jumat, 17 Desember sore.
 
Hal ini diungkapkan Junimart usai bertemu dengan Anang. Junimart mengaku, Anang sempat bertanya soal sidang di MKD.
 
"Dia nonton TV. Dia bilang very good saya senang lihat penanganan di MKD," beber Junimart, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2015).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati demikian, Junimart mengatakan tak ada pembahasan detail soal sidang di MKD. Anang, kata dia hanya mengucapkan apresiasi saja.
 
"Enggak, enggak hanya saja. kita enggak detail hanya very good saja," kilah Junimart.
 
Junimart tiba-tiba mendatangi Bareskrim sekira pukul 16.15 WIB, Jumat, 17 Desember. Ia diketahui bertemu dengan Kabareskrim Komjen Anang Iskandar, diduga kuat ia tengah membahas soal MKD dengan Anang.
 
Sebelumnya, Polri tengah mempelajari kasus pemufakatan jahat yang menyeret mantan Ketua DPR Setya Novanto. Para penyidik Polri sedang mencari pasal pidana umum yang bisa dijeratkan pada Novanto.
 
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, polisi akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung yang sudah lebih dulu menyelidiki kasus 'papa minta saham' ini.
 
"Kita koordinasikan dengan pihak Kejaksaan, apakah kita akan lakukan tukar menukar informasi. Mungkin kita akan kaji bersama, apakah masih ada pelanggaran-pelanggaran hukum lain, selain yang ditangani pihak Kejaksaan," ujar Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Badrodin Haiti di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (17/11/2015).
 
Yang jelas, kata Badrodin, polisi menghindari benturan kewenangan penanganan kasus. Jikapun pada akhirnya menyidik, polisi tak akan menjerat Novanto dengan kasus korupsi. "Itu sudah ditangani Kejaksaan. Kami cara pidana umum," lanjut Badrodin.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif