Gubernur Aceh Siap Didakwa Suap dan Gratifikasi

Juven Martua Sitompul 26 November 2018 13:04 WIB
OTT Gubernur Aceh
Gubernur Aceh Siap Didakwa Suap dan Gratifikasi
Gubenur Aceh Irwandi Yusuf (tengah) dikawal petugas setibanya di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta. Foto: MI/Susanto.
Jakarta: Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf siap menghadapi dakwaan kasus suap pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018. Sidang bakal digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

"Dakwaan sudah kita baca. Jadi, sudah tahu naskahnya, enggak nervous," kata Irwandi di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 26 November 2018.

Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini mengeklaim tidak ada persiapan khusus menghadapi sidang dakwaan tersebut. Irwandi akan didakwa dalam dua perkara sekaligus, yakni suap DOKA dan gratifikasi.


"Enggak perlu persiapan, mendengar dan jawaban saja," kata dia.

Pada kasus DOKA, Irwandi menjadi tersangka bersama Bupati Bener Meriah Ahmadi, serta Teuku Syaiful Bahri dan Hendri Yuzal dari dari pihak swasta. Irwandi diduga menerima Rp500 juta, yang menjadi bagian jatah Rp1,5 miliar dari Ahmadi.

Baca: Bupati Bener Meriah Dituntut 4 Tahun Penjara

Dalam pengembangan, Irwandi kembali ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi terkait pembangunan proyek Dermaga Sabang tahun 2006-2011. Irwandi dijerat bersama orang kepercayaannya, Izil Azhar.

Dari proyek Dermaga Sabang ini, keduanya diduga menerima gratifikasi sebesar Rp32 miliar. Namun, Irwandi tak melaporkan penerimaan duit tersebut kepada Direktorat Gratifikasi KPK.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id