Patrialis Akbar Ajukan Peninjauan Kembali
Eks Hakim MK Patrialis Akbar. Foto: MI/Ramdani
Jakarta: Mantan hakim konstitusi Patrialis Akbar mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). Patrialis menambah panjang daftar terpidana korupsi yang mengajukan PK pasca hakim MA Artidjo Alkostar pensiun.

Patrialis terjerat kasus suap pengurusan uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Ia divonis bersalah dan dihukum delapan tahun penjara.

"Kami berjuang secara hukum (melalui pengajuan PK)," tegas Patrialis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Oktober 2018.


Baca: Basuki Hariman dan Ng Fenny Cabut Pengajuan PK

Patrialis optimistis permohonan PK-nya dikabulkan MA. Optimisme itu tak berhubungan dengan berakhirnya masa jabatan Artidjo. Ia bahkan mengaku tak ada urusan dengan siapa pun dalam mengambil langkah hukum tersebut.

"Tapi kan maju harus dengan persiapan yang matang, saya tidak mau mencela juga hakim siapa bagaimana, kita tidak punya kewenangan memberikan penilaian, saya juga tidak tahu pasti," beber dia.

Baca: Patrialis Akbar tak Berniat Ajukan Banding

Mantan hakim MK Patrialis Akbar divonis delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan. Patrialis terbukti bersalah dalam kasus perkara suap terkait permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Ia juga dijatuhi hukuman tambahan berupa uang pengganti US$10 ribu dan Rp4.043.000. Jumlah itu sama dengan uang yang diterima Patrialis. Patrialis terbukti menerima suap dari Basuki Hariman dan stafnya, Ng Fenny, melalui Kamaludin.



(OJE)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id