Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Hanura Arief Suditomo/MI/Susanto
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Hanura Arief Suditomo/MI/Susanto

BNPT Berutang Penjelasan Pemblokiran Situs Radikal

M Rodhi Aulia • 05 April 2015 07:27
medcom.id, Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dinilai belum tuntas menjekaskan alasan pemblokiran sejumlah situs Islam yang dinilai radikal. 
 
"BNPT punya utang kepada masyarakat untuk merinci dosa apa saja yang dilakukan 19 situs itu," kata Anggota Komisi I DPR Arief Suditomo dalam program Bincang Pagi Metro TV, Minggu (5/4/2015).
 
Jika tidak, Politikus Hanura itu khawatir kabar tidak sedap seperti pemerintah dilanda Islamophobia akan merebak cepat. Arief menyesalkan BNPT tidak cermat memutuskan pemblokiran tersebut.

"BNPT kan punya website, kenapa tidak dirinci di sana," ujar dia. 
 
Arief berjanji akan memanggil BNPT dalam rapat dengar pendapat di Komisi I. Pada prinsipnya, dia menyetujui maksud baik BNPT. Namun, caranya dinilai serampangan dan ceroboh.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>