Ilustrasi. Petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur dan Kodim 0505 Jaktim, merazia sebuah kompleks kos-kosan Haji Amang di Jalan Rawa Bebek, Jakarta, Jumat (29/1). MI/Galih Pradipta.
Ilustrasi. Petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur dan Kodim 0505 Jaktim, merazia sebuah kompleks kos-kosan Haji Amang di Jalan Rawa Bebek, Jakarta, Jumat (29/1). MI/Galih Pradipta.

BNN: Keberadaan Kampung-Kampung Narkoba tak Bisa Dibiarkan

Damar Iradat • 31 Januari 2016 06:14
medcom.id, Jakarta: Badan Narkotika Nasional menambut baik operasi penggerebekan narkoba di Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penggerebekan kampung-kampung yang jadi tempat peredaran narkoba memang perlu dilakukan.
 
Kepala Humas BNN Slamet Pribadi menyebut, kampung-kampung yang menjadi tempat peredaran narkoba seharusnya disterilkan. Untuk itu, peran warga sekitar juga perlu ditingkatkan untuk memberantas peredaran barang haram tersebut.
 
"Kampung-kampung narkotika seperti itu tidak bisa dibiarkan. Karena di situ adalah tempat peredaran gelap narkotika dan tempat penyalahgunaan narkotika," tutur Slamet kepada Metrotvnews.com, Sabtu (30/1/2016).

Masyarakat, jelas Slamet, harus memberi perhatian lebih kepada lingkungan sekitar. Masyarakat juga harus berani melaporkan kepada petugas.
 
Laporan masyarakat, lanjut dia, dapat memberi keuntungan kepada kampung-kampung yang menjadi tempat peredaran narkoba. Selain untuk mencegah, laporan masyarakat juga untuk memetakan situasi di lapangan oleh aparat keamanan.
 
"Ini untuk memudahkan petugas di dalam langkah-langkah operasi. Gerakan masyarakat harus ditingkatkan, jangan hanya menggantungkan kepada petugas negara terus, masyarakat harus berani," tegas dia.
 
Slamet juga mengimbau agar warga kampung-kampung yang menjadi tempat peredaran narkoba meniru langkah warga Kampung Muara Bahari. Kendati demikian, laporan warga juga perlu dukungan dari aparat setempat.
 
Kepala BNN Komjen Budi Waseso, sebut Slamet juga sudah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk gencar memberantas kampung-kampung yang jadi tempat peredaran barang haram tersebut. Salah satu caranya dengan melaksanakan tes urine baik di perumahan, tempat kos, asrama, maupun perkampungan.
 
Sabtu pagi kemarin, Kampung Muara Bahari digerebek. 400 personil gabungan dikerahkan untuk menggerebek salah satu wilayah yang jadi surga peredaran narkoba. Dalam penggerebekan yang dilakukan pagi tadi, polisi berhasil menangkap 36 orang tersangka, lima di antaranya perempuan.
 
Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkapkan jika sepuluh orang merupakan bandar, 21 orang positif menggunakan narkoba, dan enam orang akan mendapat pembinaan. Selain menangkap para bandar narkoba, polisi juga berhasil mengamankan puluhan senjata serta berbagai jenis barang haram tersebut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>