Ilustrasi Operasi Zebra. ANT/Fakhri Hermansyah
Ilustrasi Operasi Zebra. ANT/Fakhri Hermansyah

21.148 Kendaraan Terjaring Operasi Zebra Hari Pertama

Nasional lalu lintas operasi zebra
Siti Yona Hukmana • 27 Oktober 2020 21:59
Jakarta: Operasi Zebra 2020 serentak se-Indonesia dimulai Senin, 26 Oktober 2020. Sebanyak 21.148 kendaraan terjaring razia.
 
"Rinciannya, sanksi tilang sebanyak 8.302 kali dan sanksi teguran sebanyak 12.846 kali," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 27 Oktober 2020.
 
Jumlah pelanggar lalu lintas menurun dibanding Operasi Zebra 2019. Total pelanggaran sebanyak 58.174 pada hari pertama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Maka terjadi penurunan pelanggaran sebanyak 37.026 atau 64 persen," ujar jenderal bintang dua itu.
 
Pelanggaran kendaraan bermotor (ranmor) yang menjadi sasaran operasi sebanyak 11.631 pelanggar. Rinciannya, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI) sebanyak 4.006 pelanggar.
 
Pengendara ranmor roda empat atau mobil yang tidak menggunakan safety belt sebanyak 620 pelanggar. Mengemudikan ranmor dalam pengaruh alkohol sebanyak 25 pelanggar.
 
Pengendara ranmor yang melawan arus sebanyak 2.351 pelanggar. Mengendarai ranmor yang melebihi batas kecepatan sebanyak 83 pelanggar.
 
Kemudian, pengemudi yang menggunakan handphone pada saat mengemudikan kendaraan sebanyak 586 pelanggar. Pengendara ranmor di bawah umur sebanyak 898 pelanggar dan keabsahan administrasi ranmor sebanyak 3.062 pelanggar.
 
"Jumlah kejadian laka lantas pada hari pertama Operasi Zebra 2020 sebanyak 50 kejadian, meninggal dunia empat orang, luka berat empat orang dan luka ringan 103 orang," beber Awi.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif